Situbondo , Cakra.or.id – Kegelapan menyelimuti jalan dan persawahan di Desa Perante, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Penerangan jalan yang selama ini menjadi penanda aktivitas warga di malam hari, kini telah padam berbulan-bulan lamanya. Kondisi ini membuat warga resah dan was-was, terlebih jalan yang dilalui cukup sulit dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Matinya lampu jalan tersebut bukan hanya menghalangi aktivitas warga yang hendak menuju pasar Asembagus, tetapi juga menimbulkan rasa takut dan khawatir akan keamanan. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya (N) mengungkapkan, “Saya tidak lagi melewati jalan itu karena selain lampunya padam, jalannya juga sulit , Saya takut jatuh dan terjadi sesuatu. , kegelapan juga semakin diperparah dengan padamnya lampu penerangan di jalan menuju MI Muhammadiyah, perbatasan Desa Perante dari arah selatan.
Kegelapan yang menyelimuti jalan tersebut telah membuat warga sekitar enggan untuk melintas, khususnya di malam hari. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju pasar Asembagus. “Kami bingung harus mengadu kepada siapa. Kami orang awam dan tidak tahu jalur pengaduan yang tepat,” ungkap N dengan nada kecewa.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Yopi Setiawan, seorang aktivis di Situbondo, mengecam keras dugaan pembiaran dari Pemerintah Desa Perante atau pihak terkait. Menurutnya, ketidakberfungsiannya lampu jalan tersebut berpotensi mengakibatkan kecelakaan, baik bagi pejalan kaki maupun pengendara roda dua.
“Tanggung jawab penerangan jalan desa dan sawah pada dasarnya adalah tanggung jawab pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Desa, Kecamatan, atau dinas terkait,” tegas Yopi.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa memiliki kewajiban untuk mengelola wilayahnya, termasuk memastikan ketersediaan penerangan jalan yang memadai demi keselamatan dan kenyamanan warganya. Yopi mendesak agar Pemerintah Desa Perante segera bertindak dan memperbaiki lampu jalan yang rusak tersebut. Dan berharap agar pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap permasalahan ini dan memastikan hal serupa tidak terulang di wilayah lain.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Desa Perante maupun instansi terkait mengenai permasalahan Padamnya lampu jalan tersebut.
SGT/TigaLimaKosong






