BISNIS ,Cakra.or.id – Bandar Laut Dunia Grup (BALAD Grup), di bawah kepemimpinan HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy (“Sang Surya Majapahit”), menyatakan kesiapannya untuk menjadi pemain utama dalam industri lobster dunia menyusul kebijakan pemerintah yang menghentikan sementara ekspor Benih Bening Lobster (BBL) dan menarik otoritas perizinan ekspor dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Dengan peraturan presiden (Perpres) lintas kementerian/lembaga yang akan segera terbit, BALAD Grup optimistis dapat menguasai pasar, khususnya di Vietnam, berkat strategi terintegrasi dan pasokan BBL yang stabil dari Indonesia.
Dalam waktu dekat, 17 tim BALAD Grup akan diterjunkan ke satu provinsi (nama provinsi belum diumumkan) untuk menjalankan rencana strategis tiga pilar:
1. Ekspansi Jaringan Lokal yang Komprehensif: Pembukaan kantor cabang di tingkat provinsi dan kabupaten, serta pembangunan sembilan gudang untuk penampungan dan pembelian BBL secara langsung dari nelayan.
2. Kemitraan Strategis dengan Nelayan: Pembentukan 200 Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang melibatkan ribuan nelayan, dengan dukungan penyediaan ratusan kapal dan alat tangkap BBL modern. Langkah ini bertujuan untuk memberdayakan nelayan dan memastikan pasokan BBL yang berkelanjutan.
3. Revitalisasi Usaha Akuakultur di Teluk Kangean: BALAD Grup akan menghidupkan kembali usaha akuakultur di Gugusan Teluk Kangean yang sempat terhambat oleh praktik mafia lobster. Program revitalisasi ini diharapkan akan meningkatkan produksi dan daya saing produk lobster Indonesia.
Selain fokus pada lobster, BALAD Grup juga berkomitmen pada diversifikasi usaha untuk memperkuat fondasi bisnisnya, antara lain:
* Pabrik Rokok Bintang Sembilan (RBS)
* Pabrik Beras
* Perkebunan Tembakau
* Pabrik Air Mineral
* Perdagangan Hasil Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan Budidaya
Dengan strategi terintegrasi dan diversifikasi usaha ini, BALAD Grup yakin dapat menjadi pemain kunci dalam industri akuakultur dan perdagangan di Indonesia, serta berkontribusi pada perekonomian nasional.
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Jenderal TNI Purn. Prabowo Subianto, atas keberaniannya dalam memberantas mafia lobster dan membuka peluang bagi pengusaha yang berintegritas. Ia menegaskan komitmen BALAD Grup untuk beroperasi secara transparan, jujur, dan idealis demi membangun kejayaan Indonesia serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Halima






