Kasus Aspal Mengelupas Widoro Payung: – Baderan ,Warga Situbondo Tagih Ketegasan Bupati Mas Rio Soal Sanksi Kontraktor Nakal!

Redaksi

SITUBONDO, JAWA TIMUR ,newscakra.com – Proyek peningkatan infrastruktur di Kabupaten Situbondo kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, dugaan kecurangan serius mengarah pada proyek hotmix Jalan Ruas Widoro Payung – Baderan (R. 31) yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Pemukiman (PUPP) Bidang Binamarga Situbondo.

Proyek senilai fantastis Rp 3.257.129.125,98 dengan volume 4.126 meter yang dikerjakan oleh CV. CAHAYA BARU ini, disinyalir tidak sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan, berpotensi mengakibatkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.

Dugaan ini diungkapkan oleh Hepi, seorang warga Situbondo yang dikenal aktif memantau pembangunan daerahnya. Berdasarkan temuannya langsung di lokasi, Hepi menyoroti adanya sejumlah kejanggalan pada proyek yang baru saja rampung.

“Kami menemukan banyak kejanggalan, mulai dari aspal yang mengelupas di sejumlah titik hingga ketebalan aspal yang tidak sesuai standar , Hal ini jelas mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap petunjuk teknis dan standar kualitas yang seharusnya dipenuhi ,Menurut Penghitungan Kami sementara kerugian negara Sekitar 600 Jutaan ,” Ungkap Hepi Kepada media

Temuan ini memunculkan pertanyaan besar mengenai kualitas pekerjaan, mengingat besarnya anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini. Kualitas yang buruk tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga membahayakan pengguna jalan dan membuat infrastruktur tidak berusia panjang.

Kasus ini juga menyorot lemahnya sistem pengawasan. Hepi secara tegas menuding adanya kelalaian dalam fungsi pengawasan dari Dinas PUPP dan konsultan pengawas, yang dinilai seolah-olah membuka peluang bagi kontraktor untuk bertindak curang.

Lebih lanjut, Hepi menagih komitmen Bupati Situbondo, Mas Rio, yang sebelumnya pernah berjanji akan memberikan sanksi tegas berupa pemblokiran (blacklist) kepada kontraktor nakal.

“Kami ingin melihat komitmen Bupati. Apakah beliau berani mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor yang terbukti bermasalah dalam proyek vital ini?” tantang Hepi.

Baca juga
GMBI Soroti Proyek Jalan Aspal Desa Sungai Rujng Diduga Tak Transparan dan Abaikan Standar Teknis

Masyarakat menuntut adanya transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang ketat dalam setiap proyek pembangunan. Kasus Jalan Ruas Widoro Payung – Baderan (R. 31) ini menjadi pengingat kritis akan pentingnya integritas dalam penggunaan anggaran publik.

Masyarakat berharap segera dilakukan investigasi mendalam terhadap pelaksanaan proyek ini. Penyelidikan harus dilakukan untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan kecurangan, menegakkan keadilan, dan memberikan sanksi tegas kepada semua pihak yang terbukti bersalah, demi terwujudnya pembangunan berkualitas untuk kemajuan Kabupaten Situbondo.

Bas