Seni Kuliner dan Semangat Wirausaha, Ibu-Ibu PKK Adu Kreativitas Menghias Kue Tart di HUT Kota Pasuruan ke-340

Redaksi
Oplus_16908288

KOTA PASURUAN NewsCakra.id — Warna-warni krim dekorasi dan ornamen unik menghiasi halaman kantor BKD Kota Pasuruan, Jumat (13/02/2026). Sebanyak 34 tim dari Penggerak PKK Kelurahan se-Kota Pasuruan unjuk kebolehan dalam Lomba Menghias Kue Tart bertema “Kota Pasuruan” untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340.

 

Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi kecantikan kue, melainkan wadah untuk menggali potensi ekonomi kreatif dari dapur rumah tangga.

 

Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo, S.Sos.I., M.I.Kom., saat membuka acara memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para peserta. Menurutnya, menghias kue tart memerlukan perpaduan antara ketelitian, rasa, dan jiwa seni yang tinggi.

 

“Melalui kegiatan ini, saya berharap jiwa kreativitas dan wirausaha para ibu dapat tumbuh. Jika hasil karya ini ditekuni lebih lanjut, tentu akan membuka peluang bisnis kuliner baru yang menjanjikan bagi keluarga,” tutur Suryani memberikan motivasi.

 

Para peserta terlihat sangat antusias menuangkan konsep bertema “Kota Pasuruan” ke atas kue mereka. Ada yang menonjolkan ornamen bangunan ikonik kota, hingga simbol-simbol khas Kota Santri. Ketegangan sekaligus kegembiraan menyelimuti area lomba saat juri mulai melakukan penilaian berdasarkan aspek keindahan, kebersihan, dan kesesuaian tema.

 

Hadir pula memberikan dukungan, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Fitri Iswarida Nawawi, S.H., M.H., serta Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga, Yanti Sri Rudiyanto, S.H., M.M.

Setelah proses penilaian yang cukup ketat oleh tim juri profesional, berikut adalah kelurahan yang berhasil meraih prestasi:

Juara 1: Kelurahan Purworejo

Juara 2: Kelurahan Bakalan

Juara 3: Kelurahan Pekuncen

Perayaan Hari Jadi Kota Pasuruan tahun ini pun terasa lebih manis dengan hadirnya karya-karya orisinal dari para ibu PKK yang membuktikan bahwa kreativitas tidak memiliki batas.

Baca juga
WARGA DESA KEDUNG BANTENG: PROGRAM ILASSPP DIDUGA DI SAMARKAN UNTUK PUNGUTAN LIAR BALIK NAMA TANAH

 

Chu/Gha