Tuduhan “Profesor Bodrex” untuk Ketua Dewan Pers: Kritik Keras Ketua PPWI

Redaksi

Cakra.or.id – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, melontarkan kritik keras terhadap Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, Lalengke menyebut Hidayat sebagai “profesor bodrex pengangguran ekstrem” yang hanya mencari pekerjaan di Dewan Pers. Pernyataan ini disampaikan Selasa (8 Juli 2025) sebagai respons atas pernyataan Hidayat dalam rapat dengar pendapat dengan DPR RI yang dianggap menghina dan melecehkan wartawan di Indonesia.

Lalengke menilai Hidayat tidak memahami dunia kewartawanan dan menudingnya telah secara sembrono menyebut wartawan di daerah sebagai “bodrex” dan “pemeras pemda.”

Ia menambahkan bahwa Dewan Pers sendiri justru menjadi biang kerok masalah pers di Indonesia. Lalengke mempertanyakan kredibilitas gelar profesor Hidayat dan menyebut Dewan Pers sebagai sarang koruptor, bersama organisasi binaannya, PWI.

Ia mendesak Hidayat untuk menyelidiki masalah internal Dewan Pers, memahami UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan menjelaskan soal UKW ilegal yang seharusnya berada di bawah wewenang BNSP, bukannya menuduh wartawan secara sembarangan.

Lebih lanjut, Lalengke menyatakan Dewan Pers tidak bermanfaat bagi pers Indonesia dan hanya menjadi tempat mencari kerja bagi para profesor dan doktor yang menganggur, menyertakan mantan Ketua Dewan Pers, Ninik, sebagai contoh. Ia menekankan ketidakmampuan Dewan Pers dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai Pasal 15 ayat (1) UU Pers.

Yulie 

Baca juga
Pertemuan Tertutup BPK di Pasuruan Picu Kontroversi, Pemkot Dinilai Abaikan Pers