Fokus Program “Jember Baru Jember Maju”: Bakesbangpol Jember Beri Pembinaan Politik dan Inovasi Di Kantor Kecamatan Sukowono

Redaksi

CAKRA Jember – Dalam upaya peningkatan kapasitas dan inovasi pemahaman politik di kalangan Pemerintah Desa dan masyarakat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember menggelar kegiatan pembinaan di Aula Kantor Kecamatan Sukowono pada Rabu, 5 November 2025.

Kegiatan ini merupakan inisiatif yang digagas oleh Bupati Jember sebagai bagian dari program “Jember Baru Jember Maju” yang berfokus pada pembinaan dan inovasi bagi pemerintah desa.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting , Anggota DPRD Komisi A, H. Holil ,Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pemerintah Desa (TP3D), Gogot Cahyo Baskoro ,Jajaran Forkopimca Kecamatan Sukowono (Kapolsek dan Danramil) ,Seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Sukowono ,Kegiatan dimoderatori oleh Teguh dari Bakesbangpol Jember.

Camat Sukowono, Jono Wasinudin, menyambut baik kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa acara ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar dapat menerima informasi yang positif terkait kebijakan dan program pemerintah di desa masing-masing.

Ketua TP3D, Gogot Cahyo Baskoro, memberikan materi mengenai urgensi politik dan pembinaan kepada para undangan dan kepala desa. Beliau mengapresiasi kehadiran dan pemahaman dari seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Sukowono.

 

Topik utama dalam pembinaan dan inovasi kali ini adalah perkembangan program pemerintahan Kabupaten Jember dan pedesaan di wilayah Kecamatan Sukowono ,Tujuannya adalah memberikan edukasi kepada kepala desa dan perangkat untuk ,Selalu menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat di desa ,Mencegah terjadinya kesalahpahaman atau hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan program.

Saat ini, wilayah Kecamatan Sukowono dilaporkan berada dalam kondisi kondusif. Diharapkan, melalui pembinaan dan inovasi ini, kualitas pelayanan kepada masyarakat di desa akan menjadi lebih baik lagi.

Idham

Baca juga
Polda Jatim Ungkap Kasus Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Lumajang