Berita  

Kemulusan Aspal Menipu: Proyek Hotmix di Asembagus Diduga Rugikan Negara Puluhan Juta Rupiah

Redaksi

SITUBONDO, JAWA TIMUR ,Newscakra.com – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo di bawah kepemimpinan Bupati “Mas Rio” dalam menggenjot pembangunan infrastruktur jalan, khususnya proyek hotmix, kini menjadi sorotan tajam. Proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025, diduga kuat bermasalah dan berpotensi merugikan keuangan negara hingga puluhan juta rupiah.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. MEDYATAMA dengan nilai anggaran mencapai Rp 184.082.500 untuk volume 230 meter, berada di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Pemukiman (PUPP) Bidang Bina Marga. Namun, kemulusan aspal yang tampak memukau justru menjadi “topeng” yang menyembunyikan dugaan penyimpangan.

Kekhawatiran publik muncul dari Hepi, seorang warga Situbondo yang dikenal aktif mengawasi pembangunan di daerahnya. Setelah melakukan pengecekan langsung di lokasi proyek, Hepi menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan ketidaksesuaian kualitas.

“Secara kasat mata, aspalnya memang terlihat sangat mulus, ‘kinclong’. Namun, kemulusan ini justru menipu. Ketika ditelusuri lebih lanjut, ada indikasi kuat bahwa proyek ini dikerjakan di bawah standar kualitas, terutama pada ketebalan hotmix,” ungkap Hepi kepada awak media.

Hepi menambahkan, dugaan pengurangan volume ketebalan ini berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah yang signifikan. Berdasarkan perhitungan awal yang dilakukannya, kerugian negara akibat ketidaksesuaian volume material diperkirakan mencapai Rp 35.784.000.

“Kemulusan aspal ini seolah-olah menutupi praktik yang merugikan masyarakat,” tegas Hepi. “Kami menduga ada indikasi lemahnya pengawasan dari Dinas PUPP yang memberikan ‘ruang’ bagi rekanan untuk melakukan kecurangan.”

Menyikapi temuan ini, Hepi mendesak Bupati Situbondo, Mas Rio, untuk segera mengambil tindakan tegas. Ia meminta agar Bupati memerintahkan Dinas PUPP untuk meningkatkan pengawasan secara profesional dan maksimal. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga kualitas infrastruktur dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Pemkab Situbondo.

Baca juga
Sambut Ramadan dengan Sembako: Wujud Gotong Royong Warga RT 30 Desa Kotakan

“Kami berharap Bapak Bupati segera turun tangan. Jangan biarkan kemulusan aspal menipu masyarakat. Perbaiki pengawasan, periksa proyek ini secara mendalam, dan tindak tegas pihak yang terbukti bersalah,” tegas Hepi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak CV. MEDYATAMA dan Dinas PUPP Kabupaten Situbondo belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan penyimpangan volume dan kerugian negara yang disuarakan oleh warga. Pihak media akan terus berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait untuk memberikan informasi yang berimbang kepada publik.

Bas