BOJONEGORO newscakra.com — Proyek pembangunan saluran air jenis U-Ditch di ruas Sambeng–Besah, Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, menuai kritik dari masyarakat. Pelaksana proyek, CV Sumber Jaya, diduga menggunakan material U-Ditch dengan kualitas di bawah standar spesifikasi teknis.
Dugaan ini muncul setelah warga melihat kondisi fisik beberapa unit U-Ditch di lokasi. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah material sudah tampak retak dan berpori bahkan sebelum proses pemasangan rampung dilakukan.
“Kalau dilihat dari fisiknya saja sudah kelihatan rapuh. Kami khawatir, nanti baru beberapa bulan sudah rusak lagi,” ujar salah satu warga setempat yang namanya enggan disebutkan, pada Selasa (14/10/2025).
Padahal, proyek saluran air ini seharusnya menjadi solusi jangka panjang untuk memperlancar aliran air di wilayah tersebut. Namun, dugaan penggunaan mutu beton yang tidak sesuai standar memunculkan kekhawatiran publik terhadap daya tahan dan kualitas hasil akhir pekerjaan.

Masyarakat mendesak pihak pengawas proyek dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk segera meninjau kembali pekerjaan di lapangan. Peninjauan ini penting untuk memastikan bahwa spesifikasi teknis pekerjaan benar-benar dipenuhi sesuai kontrak dan ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Sumber Jaya selaku kontraktor pelaksana proyek belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penggunaan material U-Ditch berkualitas rendah ini.
Ir






