Geger! Nakes ASN dan PPPK Probolinggo Digerebek Suami di Pusat Perbelanjaan  

Redaksi
Oplus_16908288

PROBOLINGGO newscakra.com – Dunia birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo kembali diguncang isu yang tak sedap. Sebuah rekaman video amatir yang beredar luas di masyarakat mengungkap dugaan skandal perselingkuhan yang melibatkan dua tenaga kesehatan dari Puskesmas Krejengan, yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Kejadian yang mengundang polemik ini terjadi pada Rabu, (29/04/2026).

 

Kedua oknum yang menjadi sorotan publik tersebut diketahui berinisial JA, yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dan IS, pegawai dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keduanya diduga menjalin hubungan terlarang yang akhirnya terbongkar dalam situasi yang cukup dramatis di salah satu toko batik ternama di wilayah Probolinggo.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa ini terungkap secara tak terduga saat suami dari IS memergoki istrinya sedang berada di dalam toko dan berinteraksi akrab bersama JA. Pertemuan yang tidak direncanakan tersebut seketika menyulut emosi sang suami yang merasa sakit hati dan cemburu, hingga akhirnya memicu keributan di lokasi kejadian.

 

“Karena terbakar api cemburu melihat istrinya bersama pria lain, suami IS sempat kehilangan kendali dan diduga melakukan tindakan fisik atau penganiayaan terhadap JA tepat di dalam tempat perbelanjaan tersebut,” ungkap salah satu sumber yang mengetahui peristiwa secara langsung, namun enggan disebutkan identitasnya.

 

Tak hanya bermasalah pada asusila, kasus ini dinilai semakin berat dan memanas karena fakta yang terungkap menyebutkan bahwa kedua oknum tersebut kedapatan berada di luar lingkungan kantor pada saat jam dinas resmi berlangsung. Hal ini menjadi bukti nyata dugaan pelanggaran berat terhadap kode etik kepegawaian serta disiplin kerja, baik bagi ASN maupun PPPK yang seharusnya bertanggung jawab melayani masyarakat.

Baca juga
Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Kembali Swasembada Pangan, Jember Siap Bangkit Jadi Lumbung Pangan Nasional

 

Hingga berita ini diturunkan, tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada berbagai pihak terkait, mulai dari Pelaksana Harian (Plh) Kepala Puskesmas Krejengan hingga kepada kedua pihak yang bersangkutan secara langsung. Namun, hasilnya sangat disayangkan:

 

– Plh. Kepala Puskesmas: Tidak memberikan tanggapan atau respon apapun saat dihubungi awak media.

– JA dan IS: Menutup diri sepenuhnya dan menolak memberikan keterangan maupun klarifikasi terkait kasus ini.

 

Dari berbagai informasi yang dihimpun, hubungan “spesial” antara JA dan IS sebenarnya telah lama menjadi rahasia umum dan menjadi pembicaraan di kalangan internal lingkungan Puskesmas Krejengan. Sikap bungkam dari pihak manajemen setempat serta para pihak yang terlibat kini memicu desakan keras dari masyarakat agar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam.

 

Perlu diketahui, bagi ASN maupun PPPK yang terbukti melakukan tindakan asusila atau perselingkuhan dapat dikenakan sanksi berat sesuai peraturan yang berlaku. Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, pelaku dapat dikenakan hukuman mulai dari penurunan pangkat, pemindahan tugas, hingga pemecatan dari jabatan atau pemberhentian dengan tidak hormat.

 

Masyarakat pun berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo tidak menutup mata atau mencoba meredam kasus ini. Jika dugaan yang beredar terbukti benar, sanksi disiplin yang tegas dan adil wajib dijatuhkan sebagai bentuk efek jera, sekaligus untuk menjaga marwah dan citra instansi kesehatan yang seharusnya menjadi teladan dalam pelayanan publik maupun berperilaku di masyarakat.

 

Awak media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mendesak pihak-pihak berwenang untuk segera memberikan kejelasan terkait langkah hukum maupun tindakan kedisiplinan yang akan diambil terhadap kedua oknum tersebut.

Baca juga
KDS dan KDM Sepakat Atasi Banjir dan Sampah di Bandung Raya
Penulis: ImronEditor: Red