Hendak Konfirmasi ,Awak Media Mendapat Perlakuan tak Pantas dari Oknum Kasek SDN 065 Bengkulu Utara

Redaksi

Bengkulu Utara,Newscakra.com – Kepala Sekolah SDN 065 Bengkulu Utara menunjukkan reaksi marah dan menyela ketika awak media melakukan konfirmasi terkait pembangunan yang dibiayai dana Revitalisasi Kementerian Pendidikan senilai lebih dari Rp 1,1 Milyar. Dugaan adanya penyelewengan dana mengemuka setelah ditemukan kerusakan yang belum diperbaiki dan sikap tidak kooperatif dari pihak sekolah.Rabu,04/04/2026

Peristiwa terjadi saat awak media datang ke ruang kerja kepala sekolah untuk mengkonfirmasi perkembangan berita yang telah diangkat beberapa minggu lalu. Sebelum memasuki ruangan, jurnalis mengucapkan salam yang dibalas oleh seorang guru perempuan yang kemudian mengizinkan masuk sekaligus menyampaikan bahwa kepala sekolah dan seorang pria lain ada di dalam ruangan. Setelah masuk, jurnalis menyampaikan niat untuk mengisi buku tamu dan melakukan konfirmasi.

“Kamu yang naikan beritanya soal bantuan Revitalisasi pembangunan di sekolah kami?” tanya kepala sekolah secara langsung. Saat jurnalis akan menjelaskan bahwa konfirmasi ini terkait berita kedua yang akan diangkat, kepala sekolah langsung menyela dengan nada marah: “Kenapa sebelum naikin berita waktu itu tidak minta izin dulu untuk ambil foto bangunan revitalisasi sekolah kami?” Kepala sekolah kemudian menambahkan, “Tunggu sebentar saya mau telepon dulu terkait berita yang saudara naikan tanpa pamit.”

Menanggapi hal itu, jurnalis mengajukan permintaan untuk memeriksa langsung kondisi lantai yang sebelumnya ditemukan retak: “Izin saya pamit pak kepsek untuk cek lapangan, apakah lantai yang retak sudah diperbaiki atau belum?” Saat dilakukan pemeriksaan langsung, fakta menunjukkan bahwa lantai retak tersebut belum mendapatkan perawatan atau perbaikan sama sekali.

Ketika ditanya apakah wajib meminta izin untuk melengkapi dokumen pemberitaan, jurnalis menjawab tegas: “Apakah saya wajib pamit dulu untuk melengkapi dokumen pemberitaan saya? Karena kalau saya pamit, takutnya pemberitaan saya tidak lengkap untuk dipublikasikan secara online.” Kepala sekolah tidak memberikan jawaban apapun terhadap pertanyaan tersebut.

Baca juga
BPAN-AI Soroti Balai Desa Pandanrejo Tak Berpenghuni Saat Jam Efektif

Sikap tidak menyenangkan dari kepala sekolah bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, ketika awak media melakukan kontrol sosial ke sekolah, kepala sekolah juga tampak marah terkait berita yang telah diangkat. Bahkan, pihak kepala sekolah pernah tidak menjawab konfirmasi sama sekali terkait berita pertama tentang dana revitalisasi tersebut.

Dana Revitalisasi yang dialokasikan untuk SDN 065 Bengkulu Utara mencapai angka fantastis lebih dari Rp 1,1 Milyar. Namun, kondisi fasilitas yang tidak diperbaiki dan sikap sensitif serta tidak kooperatif dari kepala sekolah membuat dugaan penyelewengan dana semakin kuat.

Awak media dengan tegas mengajak aparat penegak hukum dan pihak terkait di Bengkulu Utara untuk segera melakukan pemeriksaan lapangan menyeluruh serta menindaklanjuti secara tegas dugaan adanya unsur penyelewengan dana anggaran Revitalisasi Kementerian Pendidikan di SDN 065 Bengkulu Utara.

Penulis: TarmiziEditor: Red