Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah Matangkan Strategi Gerakan Indonesia ASRI untuk Lingkungan Lebih Berkualitas

Redaksi
Oplus_131072

BENGKULU TENGAH

Newscakra.com – Guna mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tindak lanjut Gerakan Indonesia ASRI. Acara penting ini diselenggarakan di Ruang Rapat Bupati (RRB) pada Senin (23/02/2026), dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi, M.Si.

Rapat ini dihadiri oleh jajaran Asisten, Staf Ahli Bupati, Inspektur Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat se-Kabupaten Bengkulu Tengah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Tomi Marisi menegaskan bahwa rapat ini merupakan wujud komitmen Pemkab dalam menindaklanjuti instruksi pusat. Ia menekankan Gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya strategis berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelestarian dan penataan lingkungan.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden RI, kita wajib mengoptimalkan Gerakan Indonesia ASRI ini. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan masif yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menata lingkungan,” ujar Sekda Tomi Marisi.

Lebih lanjut, Sekda memaparkan empat pilar utama yang menjadi fokus strategis dalam implementasi Gerakan Indonesia ASRI di Bengkulu Tengah:

1. Aman (Keamanan & Mitigasi): Akan difokuskan pada penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana, peningkatan penerangan jalan, optimalisasi keamanan lingkungan, serta pengendalian sampah dan limbah B3 yang lebih ketat.

2. Sehat (Kesehatan Lingkungan): Mendorong perbaikan pengelolaan sanitasi dan penyediaan air bersih, pengendalian pencemaran udara, air, dan tanah, serta revitalisasi Gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di seluruh sendi masyarakat.

3. Resik (Kebersihan Terintegrasi): Menjadwalkan kerja bakti rutin, mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumbernya, serta melaksanakan inspeksi kebersihan secara berkala di lingkungan kerja masing-masing instansi.

Baca juga
Kearifan Lokal dan Hak Anak Jadi Fokus Program Lentera Sastra Banyuwangi 2025

4. Indah (Estetika Lingkungan): Menggiatkan penanaman pohon dan perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), penataan taman kota, serta penertiban reklame dan atribut luar ruang yang tidak estetis. Selain itu, Pemkab akan mendorong program peremajaan atap bangunan secara bertahap.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, Kabupaten Bengkulu Tengah menargetkan terciptanya wajah daerah yang lebih tertata, nyaman bagi penduduk maupun pendatang, sekaligus menunjukkan kontribusi aktif dalam pelestarian lingkungan hidup secara nasional.

Tarmizi