Pemkab Bandung Memastikan Ketersedian Bahan Pangan Aman dan Harga Tetap Stabil

Redaksi

KABUPATEN BANDUNG

Newscakra.com,- Memasuki pekan kedua Ramadan dan menjelang Idulfitri, Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS) meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat mengantisipasi potensi kenaikan harga dan gangguan distribusi bahan pokok.

“Saya meminta seluruh OPD terkait memastikan ketersediaan bahan pangan aman dan harga tetap stabil. Lakukan operasi pasar murah, perketat pengawasan, dan koordinasikan dengan distributor. Jangan sampai masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan Ramadan,” tegas Kang DS. Hal ini ia sampaikan pada saat memimpin apel bulanan ASN di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin (2/3/2026)

Sebagai langkah konkret, ia menyebutkan Pemkab Bandung akan menggelar Pasar Ramadan 1447 Hijriah pada 5–8 Maret 2026 di Plaza Upakarti.

“Pasar Ramadan ini harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Di sektor pembangunan, percepatan infrastruktur dan penanganan sampah menjadi perhatian serius. Menurutnya, pembangunan tidak boleh melambat meski ASN tengah menjalankan ibadah puasa.

“Kita tidak boleh kendor meskipun sedang berpuasa. Justru Ramadan harus menjadi penguat komitmen dan semangat kita dalam meningkatkan pelayanan dan pembangunan,” katanya.

Ia menambahkan, infrastruktur yang baik akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sementara penanganan sampah harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

Memasuki satu tahun pertama kepemimpinan Kang DS-Ali Syakieb periode 2025–2030, Kang DS menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas kerja sama yang solid. Ia menyebut sejumlah indikator kinerja menunjukkan capaian positif, salah satunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung yang kini mencapai 75,58 poin.

“IPM kita sudah mencapai 75,58 poin. Ini dilihat dari hasil angka harapan hidup 75,70 tahun, rata-rata lama sekolah 9,4 tahun, dan daya beli masyarakat sebesar Rp11,61 juta per kapita. Ini adalah hasil kerja keras kita semua,” ungkap Kang DS.

Baca juga
Safari Ramadhan di Ciparay, Perkuat Sinergi dan Kesadaran Publik untuk Jawa Barat yang Aman

Selain itu, ia juga menyinggung situasi global saat ini yang berpotensi berdampak pada ekonomi daerah.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap situasi global yang sedang memanas. Dampaknya bisa kita rasakan melalui kenaikan harga komoditas dan tekanan terhadap daya beli masyarakat. Maka, kita harus siap mengantisipasinya di tingkat daerah,” katanya.

Mengakhiri arahannya, Kang DS mengajak seluruh ASN menjadikan Ramadan sebagai momentum penguatan integritas dan peningkatan kualitas pelayanan.

“Mari kita jadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum untuk memperkuat integritas, meningkatkan kinerja, dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sumber :Humas Pemkab Bandung

Penulis: RF.00008Editor: Kaperwil Jabar