PASURUAN NewsCakra.com— Kebijakan mutasi dan rotasi besar-besaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan di awal tahun 2026 menuai respons positif dari elemen masyarakat sipil. Wakil Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jawa Timur, ketua GM-FKPPI Pasuruan, Ayi Suhaya, S.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap keberanian Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam melakukan penyegaran birokrasi pada Kamis (8/1/2026).
Sebanyak 297 pejabat lintas eselon resmi dilantik guna mengoptimalkan akselerasi pelayanan publik dan menyongsong tantangan pembangunan di tahun anggaran baru.
Ayi Suhaya menilai, perombakan kabinet yang dilakukan Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi ini merupakan keputusan strategis yang diambil dengan pertimbangan matang. Menurutnya, proses seleksi dan penempatan pejabat kali ini menunjukkan indikator profesionalisme yang kuat.
“Ini adalah langkah jitu di awal tahun. Mutasi merupakan instrumen vital untuk memastikan birokrasi tetap dinamis. Saya melihat proses ini sangat profesional; penempatan didasarkan pada track record dan kompetensi, bukan sekadar faktor suka atau tidak suka (like and dislike),” tegas Ayi Suhaya kepada media, Jumat (9/1/2026) Pagi.
Meski memberikan dukungan, Wagub LIRA Jatim ini juga memberikan catatan serius bagi 297 pejabat yang baru saja mengemban tugas. Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan YME.
Ayi secara eksplisit menekankan agar para pejabat bekerja dengan transparansi tinggi guna menghindari jeratan hukum dari Aparat Penegak Hukum (APH) di masa depan.
“Gunakan jabatan ini untuk kemaslahatan masyarakat Pasuruan. Bekerjalah dengan ikhlas dan transparan. Jangan ada dusta, agar di kemudian hari tidak ada ganjalan masalah hukum. Jika dijalankan dengan amanah, insya Allah kinerja tahun 2026 ini akan membawa keberkahan,” imbuhnya.
Dukungan dari lembaga seperti LIRA Jatim dan GM-FKPPI Pasuruan ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas politik dan pemerintahan di bawah kepemimpinan Rusdi Sutejo. Mutasi massal ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi percepatan pembangunan infrastruktur serta penguatan ekonomi kerakyatan di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.
Kini, publik menanti sejauh mana performa para pejabat baru tersebut dalam merealisasikan visi Bupati untuk menjadikan Pasuruan sebagai daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Saichu






