Berita  

DP3AKB Jember Rilis Rencana KKN Kolaboratif 2025 untuk Penanganan Stunting

Redaksi

Jember , Cakra.or.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember menggelar rapat koordinasi dengan Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Jember. Rapat tersebut membahas rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif tahun 2025 yang akan melibatkan 18 perguruan tinggi dan menargetkan 248 desa dan kelurahan di Kabupaten Jember.

Kepala DP3AKB, Bapak M. Jamil, menjelaskan bahwa KKN Kolaboratif ini merupakan program strategis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Jember. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar tugas akademik, melainkan wadah edukasi dan pelatihan bagi masyarakat untuk mengatasi permasalahan stunting di tingkat akar rumput.

Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan, Bapak Nurul Hafid Yasin, menambahkan bahwa KKN Kolaboratif akan melibatkan 17 universitas di Kabupaten Jember dan satu universitas dari Kota Malang. Sebanyak kurang lebih 3800 mahasiswa akan dikerahkan untuk membantu program pemerintah daerah dalam penanggulangan stunting.

Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Jember. Kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat ini diyakini mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan unggul. KKN Kolaboratif ini selaras dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi Kabupaten Jember yang bebas stunting.

Rincian KKN Kolaboratif 2025:

• Peserta : ± 3800 mahasiswa dari 18 universitas (17 dari Jember dan 1 dari Malang).
• Lokasi : 248 desa dan kelurahan di Kabupaten Jember.
• Tujuan Utama : Percepatan penurunan angka stunting melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan masyarakat.
• Sasaran : Masyarakat desa dan kelurahan di Kabupaten Jember.

Idham

Baca juga
Camat Sukorambi Paparkan Potensi Desa kepada Mahasiswa KKN Kolaboratif