Predator Anak di Merbau Mataram Masih Bebas, Keluarga Korban Desak Polisi Periksa Saksi

Redaksi

Lampung Selatan ,Cakra.or.id – Kasus dugaan pencabulan terhadap Bunga (Nama Samaran), siswi kelas V SDN 4 Merbau Mataram, yang telah berlangsung enam bulan, hingga kini mandek , Meskipun visum telah membuktikan adanya persetubuhan, pelaku yang berinisial YG masih bebas berkeliaran.

Kekecewaan keluarga korban pun memuncak, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menetapkan tersangka dan memeriksa Gufron, seorang saksi kunci yang diduga mengetahui upaya perdamaian yang ditawarkan pelaku.

Kasus ini viral di beberapa media online, namun proses hukumnya jalan di tempat. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa YG, didampingi orang tuanya, menemui Gufron, Wakil Koordinator Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA), mengaku bersalah, dan bahkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Lebih mengejutkan lagi, YG juga menawarkan sejumlah uang kepada Gufron sebagai upaya penyelesaian di luar jalur hukum.

“Anehnya, sampai hari ini Pak Gufron belum pernah dipanggil oleh APH sebagai saksi. Padahal, beliau didatangi terlapor dan ditawarkan sejumlah uang untuk memediasi kasus ini secara kekeluargaan,” ungkap keluarga korban kepada .

Saat dikonfirmasi , Gufron membenarkan informasi tersebut. “Benar, terlapor didampingi orang tuanya meminta saya memediasi dan menawarkan sejumlah uang. Tapi saya menolak dan menyarankan agar mereka menemui korban langsung,” tegas Gufron.

Keluarga korban berharap APH segera bertindak tegas dan profesional dalam mengusut tuntas kasus ini ,Keberadaan Gufron sebagai saksi yang mengetahui upaya perdamaian yang ditawarkan pelaku dinilai krusial untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dan mempercepat proses penetapan tersangka.

Hingga Saat Ini Pihak Terlapor Bisa Di Konfirmasi Agar Pemberitaan Bisa Berimbang,Media Ini Akan Terus Mengikuti Perkembangan Kasus Ini,Dan Menyajikan Informasi Terbaru Kepada Publik

Baca juga
Polres Magetan Amankan 11 Tersangka Narkoba dalam Operasi Tumpas Semeru 2025

Yulie