Sorotan Tajam! Proyek Jalan Situbondo Diduga “Dikerjakan Asal Jadi”, Kontraktor dan Dinas PUPP Dituding “Main Mata”

Redaksi

CAKRA SITUBONDO – Kualitas infrastruktur di Kabupaten Situbondo kembali tercoreng. Proyek peningkatan jalan hotmix di Ruas Curah Jeru Barat – Jalan Irigasi (R.241), Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, yang dibiayai APBD 2025 senilai Rp 275 Juta lebih, dituding sebagai bukti nyata pemborosan uang rakyat akibat pengerjaan yang amburadul dan jauh dari standar teknis.

CV. Mitra Usaha Persada, selaku pelaksana proyek sepanjang 333 meter, kini menjadi sasaran kritik pedas. Pasalnya, hasil pekerjaan mereka dinilai sangat memprihatinkan dan mengkhianati spesifikasi yang telah ditetapkan.

Seorang warga Situbondo, Hepi, tidak tinggal diam. Setelah melakukan peninjauan langsung, ia secara lugas menyatakan kekecewaannya.

“Sebagai warga saya sangat menyayangkan proses pengerjaan hotmix ini. Kualitasnya sangat buruk. Kontraktor pelaksana ini jelas-jelas lebih mementingkan keuntungan pribadi daripada kualitas pekerjaan yang menggunakan uang rakyat,” tegas Hepi dengan nada geram.

Hepi menilai, pengerjaan yang cacat mutu ini bukan sekadar kelalaian, melainkan indikasi kuat adanya praktik curang yang bertujuan meraup untung sebesar-besarnya. Dampaknya, umur jalan dipastikan tidak akan bertahan lama, sehingga masyarakat kembali dirugikan.

Lebih mencengangkan, sorotan Hepi kini mengarah langsung pada lembaga pengawas: Dinas PUPP Kabupaten Situbondo.Ia secara terbuka menduga adanya “kongkalikong” atau “main mata” antara pihak kontraktor, Dinas PUPP, dan Konsultan Pengawas.

“Ini adalah indikasi lemahnya pengawasan yang akut, bahkan ada dugaan ‘main mata’ antara pihak rekanan dan Dinas PUPP, serta Konsultan Pengawas. Masyarakat bisa menilai ini sebagai kejahatan bersama-sama yang dilakukan untuk meraup keuntungan dari uang rakyat,” ungkap Hepi, menuding adanya kejahatan anggaran yang terstruktur.

Tak main-main, Hepi menyatakan siap membawa permasalahan ini ke ranah hukum untuk memastikan adanya pertanggungjawaban. Ia juga menyampaikan pesan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek APBD.

Baca juga
Sengketa Tanah Warisan Berujung Carok di Kalisat: Satu Tewas Jelang Mediasi

“Saya ingatkan, jangan pernah main-main dengan uang rakyat! Saya Sudah Mengantongi Data dan akan segera melaporkan kegiatan proyek yang kualitasnya bermasalah ini agar ada tindakan tegas dan menjadi pelajaran berat bagi kontraktor lain yang berniat curang,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, baik CV. Mitra Usaha Persada maupun Dinas PUPP Kabupaten Situbondo belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan pengerjaan di bawah standar dan dugaan kolusi yang dilontarkan oleh warga Situbondo ini.

Basri