DLH Jember Luncurkan Dropbox Sampah Plastik, Gandeng CSR Perusahaan untuk Kurangi Pencemaran Lingkungan*

Redaksi

JEMBER , NEWSCAKRA.COM –  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember terus berupaya mengatasi permasalahan sampah plastik yang kian mengkhawatirkan. Sebagai langkah konkret, DLH meluncurkan program penempatan Dropbox khusus sampah plastik di berbagai lokasi strategis di wilayah perkotaan, lingkungan pendidikan, dan tempat ibadah. Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen DLH Jember dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Kepala DLH Kabupaten Jember, Supri Handoko, menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan mendalam terhadap rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, khususnya sampah plastik kemasan yang memiliki potensi ekonomis jika dikelola dengan baik. “Dropbox ini adalah tempat khusus untuk membuang sampah plastik, bukan kandang ayam seperti yang mungkin disangka beberapa orang,” ujar Suprihandoko.

Mengingat keterbatasan anggaran APBD, DLH Jember menggandeng perusahaan melalui program *Corporate Social Responsibility* (CSR) untuk mendukung pengadaan Dropbox. Hingga saat ini, dukungan telah diperoleh dari PG Semboro yang menyediakan unit Dropbox. Dropbox tersebut akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis dengan aktivitas masyarakat tinggi, seperti masjid-masjid besar, gereja, tempat ibadah lainnya, serta sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Suprihandoko menambahkan bahwa kebiasaan menggunakan minuman kemasan sekali pakai menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah plastik. Kurangnya budaya membawa tumbler atau wadah minum pribadi mengakibatkan botol dan gelas plastik seringkali dibuang sembarangan, mencemari lingkungan dan menyumbat saluran air. “Padahal, botol plastik memiliki nilai ekonomis. Jika dikumpulkan, dipilah, dan didaur ulang, sampah plastik dapat memberikan manfaat dan nilai rupiah. Sayang sekali jika justru menjadi masalah lingkungan,” ungkapnya.

Dengan adanya Dropbox, DLH berharap masyarakat akan lebih mudah membuang sampah plastik pada tempatnya, sehingga pencemaran lingkungan dapat ditekan, saluran air tidak tersumbat, dan proses daur ulang dapat berjalan lebih optimal.

Baca juga
Harapan UU Minerba 2025: Antara Angin Segar Industri dan Tembok Tebal Birokrasi

DLH Jember menekankan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam program ini bersifat sukarela. Surat permohonan bantuan CSR telah dikirimkan kepada sejumlah perusahaan. “Kami tidak memaksa, kami hanya berharap ada perusahaan lain yang ikut peduli terhadap lingkungan,” jelas Suprihandoko.

Program Dropbox ini mendapat sambutan positif dari sejumlah sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk mendukung. DLH Jember optimis bahwa dengan dukungan dari pemerintah, perusahaan, sekolah, dan masyarakat, permasalahan sampah plastik di Kabupaten Jember dapat ditekan secara signifikan.

Inisiatif DLH Jember ini menjadi bukti bahwa kepedulian, kolaborasi, dan ketulusan mampu menjadi kekuatan besar dalam menciptakan perubahan positif bagi lingkungan. Sebuah langkah kecil yang membawa harapan besar bagi masa depan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang.

Idham