Ribuan Warga Lekok-Nguling Minta Presiden Prabowo Kembalikan Tanah Sengketa

Redaksi
Oplus_16908288

PASURUAN newscakra.com – Ribuan warga dari 10 desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Pasuruan, menggelar aksi Istighosah Kubro di Lapangan Arepas Semongkrong, Desa Pasinan, Jumat (19/12/25). Mereka memohon pertolongan Allah SWT dan mengetuk hati Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengembalikan hak atas tanah yang disengketakan dengan TNI AL.

 

Aksi ini dipimpin KH Imron, Ketua PCNU Kota Pasuruan, dan dihadiri jajaran kepala desa terdampak. Puluhan spanduk bertuliskan “Pak Prabowo! Kembalikan Tanah Rakyat!” dan “Ini Tanah Milik Pribumi, Bukan Milik TNI AL!” berkibar di lokasi.

 

Mantan Kades Sumberanyar, Eko, mengkritisi klaim TNI AL yang dianggap tidak memiliki dasar hukum kuat. “Sertifikat Hak Pakai TNI AL itu patut diduga mal-administrasi,” ujarnya. Warga merasa teralienasi di tanah kelahirannya, dengan kesulitan mengurus KTP, Kartu Keluarga, dan pembangunan infrastruktur desa.

 

Surat terbuka untuk Presiden Prabowo dibacakan, mengungkap penderitaan warga: administrasi terhambat, pembangunan dilarang, dan aktivitas sehari-hari dikriminalisasi. “Kami hidup tidak normal selama puluhan tahun,” bunyi surat yang dibaca salah satu tokoh warga.

 

KH Imron meminta Bupati Pasuruan dan Forkopimda memfasilitasi dialog dan TNI menjalankan tugasnya sebagai pelindung masyarakat. Aksi ditutup dengan isak tangis warga.

 

“Pak Presiden, tolong kembalikan tanah kami… kembalikan hak anak cucu kami.” Warga berharap Presiden Prabowo memberikan kebijakan diskresi yang mengedepankan kemanusiaan.

Ghana/Chu

Baca juga
SMKN 5 Jember Gelar Hasil Produk Siswa Saat Pembagian Buku Rapor