SITUBONDO,Newscakra.com – Polemik dugaan korupsi proyek pengaspalan hotmix yang bersumber dari APBD 2025 mulai memanas di Situbondo. Seorang warga, Heppi Suherman, tak main-main dalam menyuarakan aspirasinya. Ia secara resmi melaporkan dugaan kecurangan dalam sejumlah proyek yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (PUPP) Bidang Bina Marga ke Markas Polres Situbondo. Laporan ini bukan sekadar angin lalu, melainkan buah dari investigasi mendalam yang mengungkap indikasi pekerjaan asal-asalan dan minim mutu.
Titik terang dugaan penyimpangan mengarah pada dua perusahaan pelaksana, CV. ZUDANKIA JAYA dan CV. AZZA JAYA. Laporan yang diajukan membeberkan adanya ketidaksesuaian spesifikasi teknis hotmix yang digunakan. Implikasinya mengerikan: potensi kerugian negara yang signifikan dan umur ekonomis jalan yang diprediksi akan jauh lebih pendek dari semestinya. Heppi Suherman menegaskan, “Ini adalah suara rakyat yang tak bisa dibungkam. Uang rakyat harus dipertanggungjawabkan dengan transparan dan berkualitas.”
Lebih lanjut, Heppi mendesak Polres Situbondo untuk segera mengambil tindakan tegas. Ia meminta agar laporan ini diproses secara profesional dan tuntas, termasuk mengusut tuntas para kontraktor serta pejabat pembuat komitmen di Dinas PUPP yang diduga turut bermain dalam proyek bermasalah ini.
Perhatian publik Situbondo kini tertuju pada Polres, menanti langkah nyata penegakan hukum demi keadilan dan pembangunan daerah yang bersih. Tak hanya itu, Heppi mengisyaratkan akan ada laporan susulan terhadap beberapa CV lain yang diduga terlibat dalam praktik serupa.
BS






