Menuju Zero Waste 2029: Mas Nawawi Pimpin Aksi “Resik-resik” Pasar Gadingrejo di Hari Jadi ke-340

Redaksi
Oplus_16908288

KOTA PASURUAN newscakra.com — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340, Pemerintah Kota Pasuruan menggelar aksi nyata peduli lingkungan bertajuk “Resik-Resik Pasar”. Wakil Wali Kota Pasuruan, H. Mokhamad Nawawi (Mas Nawawi), memimpin langsung monitoring kegiatan yang dipusatkan di Pasar Gadingrejo, Jumat (13/2/2026) pagi.

 

Aksi bersih-bersih massal ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TNI, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP), Disperindag, serta jajaran UPT Pasar.

 

Mas Nawawi menegaskan bahwa revitalisasi pasar tradisional tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal menjaga kebersihan secara konsisten agar tetap kompetitif.

 

“Kami sengaja meninjau pasar yang kita cintai di Gadingrejo ini. Pesan saya jelas: mari kita miliki pasar tradisional ini sepenuhnya. Kalau pasarnya bersih dan nyaman, saya yakin pembeli akan semakin banyak dan ekonomi pedagang otomatis meningkat,” ujar Mas Nawawi di sela kegiatan.

 

Pemerintah Kota Pasuruan tidak hanya menargetkan kebersihan sesaat. Mas Nawawi menekankan bahwa gerakan ini adalah bagian dari peta jalan besar menuju Kota Pasuruan Bebas Sampah (Zero Waste) pada tahun 2029.

 

Dua Poin Penting Arahan Wawali untuk Pedagang dengan nenjaga kebersihan lapak masing-masing dan memiliki rasa memiliki (sense of belonging) terhadap fasilitas pasar dan himbauan untuk pembeli dengan memulai budaya baru dengan membawa tas atau kantong belanja sendiri guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

 

“Saya mengimbau pembeli, kalau bisa saat belanja bawa kantong sendiri. Kita sedang menuju zero waste tahun 2029. Kebersihan bukan hanya tugas petugas, tapi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

 

Mas Nawawi juga meminta petugas kebersihan pasar untuk tidak bosan melakukan edukasi kepada pengunjung. Petugas diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di area pasar.

Baca juga
Bupati Situbondo merespon langsung terkait polemik demonstrasi pekan lalu. Di kabupaten Situbondo.

 

Melalui momentum Hari Jadi ke-340 ini, aksi “Resik-Resik Pasar” diharapkan mampu mengubah wajah pasar tradisional menjadi ruang ekonomi rakyat yang tidak hanya murah, tetapi juga sehat, tertata, dan ramah lingkungan.

 

Chu