TNI dan Masyarakat Padang Jaya Bersinergi Padamkan Kebakaran Pasar Unit 5, Tidak Ada Korban Jiwa

Redaksi

KABUPATEN BENGKULU UTARA

Newscakra.com – Musibah kebakaran melanda kawasan Pasar Unit 5, Desa Sido Mukti, Kecamatan Padang Jaya pada Jumat (27/12/2023) sekitar pukul 12.30 WIB. Meskipun menghanguskan belasan bangunan dengan perkiraan kerugian mencapai Rp800 juta, kesigapan bersama antara anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), aparatur terkait, dan masyarakat berhasil mencegah terjadinya korban jiwa.

Api pertama kali terlihat oleh saksi mata, Pak Nopi, yang menyaksikan kepulan asap tebal membumbung dari salah satu kios yang sedang tidak terpakai. Segera setelah itu, ia mengajak warga sekitar untuk menghubungi tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Giri Mulya dan Padang Jaya.

Kobaran api menyebar dengan cepat akibat kondisi cuaca yang panas dan angin kencang, ditambah material bangunan kios yang sebagian besar terbuat dari kayu dan papan. Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik akibat ketidakstabilan pasokan listrik yang sering mengalami mati-nyala di wilayah tersebut.

Sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian (TKP), anggota TNI melalui Babinsa (Bintara Pembina Desa) langsung terjun ke lapangan bersama Bhabinkamtibmas dan warga setempat. Mereka melakukan upaya pemadaman darurat dengan menggunakan peralatan seadanya untuk melokalisir api, mencegahnya merambat ke kawasan pemukiman yang lebih luas.

Peran utama TNI dalam penanganan musibah ini antara lain:

– Respon Cepat: Langsung bergerak ke TKP segera setelah menerima laporan dari masyarakat.
– Pengamanan Lokasi: Menjaga ketertiban dan keamanan area agar proses pemadaman serta evakuasi barang berjalan lancar tanpa hambatan dari kerumunan.
– Koordinasi Terpadu: Melaporkan situasi secara real-time kepada komando tingkat atas untuk memastikan dukungan logistik dan pengamanan tambahan dapat segera tersedia.

Berkat kerja sama yang erat antara TNI, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tim pemadam kebakaran, dan masyarakat setempat, api berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 13.50 WIB.

Baca juga
Polda Jatim Ungkap Kasus Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Lumajang

Dari pendataan sementara yang dilakukan oleh aparatur terkait, dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran adalah:

– Sebanyak 17 warga terdampak dan kehilangan tempat usaha serta tempat tinggal.
– Total 13 tempat tinggal, 9 kios, dan 2 lapak hangus terbakar.
– Sebuah unit kendaraan roda dua juga menjadi puing akibat kobaran api.
– Perkiraan kerugian materi mencapai Rp800 juta.

Hingga saat ini, personel TNI bersama aparatur terkait masih berada di lokasi untuk memberikan bantuan kepada korban, mulai dari membersihkan sisa reruntuhan hingga memastikan kebutuhan darurat para terdampak dapat terpenuhi. Konfirmasi resmi menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut.

Tarmizi