Hari Lahir Pancasila, Pemkab Jember Resmi Buka Kembali Rute Penerbangan Jember-Surabaya

Redaksi

JEMBER, Newscakra.com – Kabar gembira bagi wisatawan dan pelaku bisnis yang ingin mengakses Jember dengan lebih efisien. Tepat pada momentum Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi membuka kembali rute penerbangan komersial Jember–Surabaya (PP) di Bandara Notohadinegoro.

Peresmian yang dilakukan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas wilayah. Rute baru ini melengkapi layanan penerbangan yang sebelumnya sudah beroperasi, yakni rute Jember–Jakarta dan Jember–Bali.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menekankan bahwa kehadiran kembali maskapai Wings Air pada rute ini merupakan kunci untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Jika melalui jalur darat, perjalanan Surabaya–Jember memakan waktu 4 hingga 5 jam. Kini, masyarakat cukup menempuhnya dalam waktu 1 jam saja. Bagi wisatawan dari luar Jawa yang melakukan transit di Bandara Juanda, kini akses menuju Jember menjadi jauh lebih mudah dan nyaman,” ujar Fawait.

Jadwal Operasional Penerbangan (Senin, Rabu, Jumat, Minggu):

• Surabaya (SUB) – Jember (JBB): Berangkat 09.05 WIB | Tiba 10.05 WIB.
• Jember (JBB) – Surabaya (SUB): Berangkat 10.30 WIB | Tiba 11.20 WIB.

Pemerintah Kabupaten Jember optimistis konektivitas ini akan mempermudah akses wisatawan menuju destinasi unggulan, mulai dari pesona pantai selatan seperti Papuma dan Watu Ulo, agrowisata di lereng Gunung Argopuro, hingga kemeriahan Jember Fashion Carnaval.

Presiden Direktur Lion Air, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, menyatakan dukungannya terhadap potensi Jember.

“Jember memiliki paket lengkap, mulai dari pantai, pegunungan, budaya, hingga kuliner yang khas. Kami optimis rute ini akan menggerakkan sektor pariwisata dengan semakin mudahnya akses yang tersedia,” tuturnya.

Menanggapi pembukaan rute ini, anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, menekankan pentingnya kesiapan hilir pariwisata. Menurutnya, Pemkab Jember perlu segera menyusun paket wisata terintegrasi yang selaras dengan jadwal penerbangan.

Baca juga
Tanpa Henti, Satgas TMMD Kebutan Pembangunan MCK untuk Warga Wonosari

“Konektivitas udara harus dibarengi dengan kesiapan produk wisata. Jangan sampai pesawatnya sudah tersedia, namun paket wisatanya belum siap dipasarkan secara luas,” pesan Rivqy.

Dengan terpangkasnya waktu tempuh, Pemkab Jember menargetkan lonjakan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Hal ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect (efek ganda) bagi sektor hotel, restoran, transportasi lokal, hingga para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Jember.

Penulis: IdhamEditor: Red