Keluhkan Tarif Parkir yang Dianggap Mahal, Keluarga Pasien RSUD dr. R. Soedarsono Pasuruan Berharap Ada Kebijakan Khusus

Redaksi
Oplus_16908288

KOTA PASURUAN newscakra.com — Tarif parkir di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soedarsono, Kota Pasuruan, kembali dikeluhkan oleh keluarga pasien rawat inap. Pasalnya, biaya parkir yang harus dikeluarkan dirasa terlalu memberatkan bagi keluarga yang harus mendampingi pasien selama berhari-hari, Selasa (27/10/2026).

 

Seorang keluarga pasien berinisial RN mengungkapkan bahwa banyaknya anggota keluarga yang harus bergantian menjaga pasien agar tidak kelelahan dalam mengurus administrasi dan perawatan medis berimbas langsung pada pembengkakan pengeluaran harian, termasuk biaya parkir.

 

Menurut RN, keluarga pasien dibebani tarif parkir yang cukup besar, yakni Rp10.000 per malam untuk sepeda motor dan Rp30.000 per malam untuk mobil.

 

“Kami harus menjaga pasien selama berhari-hari. Biaya parkir ini cukup membebani di tengah pengeluaran perawatan anggota keluarga yang sedang sakit,” ujar RN saat ditemui awak media di lokasi, Selasa (27/10/2026).

 

Senada dengan RN, sejumlah keluarga pasien lainnya berharap pihak manajemen rumah sakit dapat memberikan kebijakan khusus. Mereka mengusulkan adanya penerapan tarif harian khusus atau penyediaan kartu langganan (member) bagi keluarga pasien rawat inap dengan harga yang lebih terjangkau.

 

Sementara itu, petugas parkir di lokasi saat dikonfirmasi menyatakan bahwa penetapan tarif tersebut mengikuti ketentuan yang diberikan oleh pengelola dan mereka tidak memiliki wewenang untuk mengubahnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD dr. R. Soedarsono belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan tersebut.

 

Warga dan keluarga pasien berharap pihak manajemen rumah sakit bersama Pemerintah Kota Pasuruan segera meninjau kembali kebijakan tarif parkir agar lebih adil. Tarif bagi keluarga penunggu pasien dinilai selayaknya dibedakan dengan pengunjung umum atau pengendara yang hanya singgah sebentar di rumah sakit. (*)

Baca juga
KDS Optimistis Persoalan Sampah Bisa Diselesaikan dari Desa
Penulis: Gha/Remad Editor: Red