Anggaran Ratusan Juta Terkesan Sia-sia: Proyek Aspal Hotmix Ruas PB. Sudirman – WR. Supratman Mulai Mengelupas dalam Hitungan Hari

Redaksi

Situbondo ,Newscakra.com – Proyek pemeliharaan berkala jalan di ruas PB. Sudirman – WR. Supratman (R. 4202) kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Proyek yang dibiayai oleh APBD melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Pemukiman (PUPP) Bidang Binamarga ini dinilai gagal memberikan kualitas infrastruktur yang mumpuni meski menelan anggaran ratusan juta rupiah.

Pekerjaan yang dilakukan oleh pelaksana CV. MASHUR JAYA dengan nilai kontrak sebesar Rp270.894.445,29 tersebut menuai kritik pedas setelah aspal hotmix yang baru selesai dikerjakan dalam hitungan hari sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian permukaan aspal mulai mengelupas dan rontok.

Warga setempat yang menyaksikan proses pengerjaan menyatakan kekecewaannya. Menurut salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, diduga kuat hamparan aspal yang digelar terlalu tipis sehingga tidak memiliki daya ikat yang kuat terhadap beban kendaraan dan faktor cuaca.

“Baru hitungan hari selesai, tapi aspalnya sudah ada yang terkelupas. Sepertinya hamparannya terlalu tipis. Kami sangat menyayangkan jika uang negara ratusan juta rupiah hasilnya seperti ini,” cetus warga tersebut.

Selain menyoroti kinerja kontraktor pelaksana, masyarakat juga mempertanyakan fungsi pengawasan dari Dinas PUPP Bidang Binamarga. Muncul dugaan bahwa lemahnya kontrol di lapangan saat proses penghamparan Aspal Hotmix berlangsung menjadi penyebab utama rendahnya kualitas hasil akhir.

Ketidaksesuaian antara anggaran yang dikucurkan dengan realita fisik di lapangan memicu desakan agar pihak terkait segera melakukan audit dan evaluasi terhadap proyek R. 4202 ini. Publik menuntut agar kontraktor bertanggung jawab penuh atas kerusakan tersebut sebelum masa pemeliharaan berakhir.

Poin Utama Kritik Masyarakat:

• Ketahanan Material: Aspal sudah mengelupas meski baru selesai hitungan hari.

• Ketebalan Aspal: Diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (terlalu tipis).

Baca juga
Pertamina Patra Niaga Resmi Dukung Layanan Avtur di Bandara Notohadinegoro Jember

• Transparansi & Pengawasan: Lemahnya peran Dinas PUPP dalam memantau kinerja CV. MASHUR JAYA di lapangan.

Masyarakat berharap ada tindakan tegas berupa perbaikan ulang sesuai standar teknis agar akses jalan vital ini dapat bertahan lama.

BS