PASURUAN, NewsCakra.com — Di saat jutaan umat Muslim bersuka cita menyambut malam Tarawih pertama, duka mendalam justru menyelimuti kediaman Anas Wayubi. Warga Desa Tambakrejo Krajan, RT 04 RW 05, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan ini terpaksa harus menjalani awal Ramadhan 1447 H di bawah atap langit setelah rumahnya ambruk total akibat terjangan hujan deras, Minggu pekan lalu.
Sejak musibah itu terjadi, Anas bersama sang adik, Bahul, bertahan hidup di tengah reruntuhan bangunan yang sudah tidak layak huni. Harapan mereka untuk bisa berbuka puasa dan sahur dengan layak, seperti Ramadhan tahun lalu, kini pupus.
Hingga Jumat (20/02/2026), Anas mengaku belum menerima bantuan nyata dari pihak pemerintah daerah. Ironisnya, di tengah puing-puing rumah yang roboh itu, masih tersimpan sebuah foto kebersamaan Anas dengan Bupati Pasuruan H. Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Gus Shobih Asrori saat berkunjung ke wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Foto tersebut kini menjadi satu-satunya “pegangan” moral bagi Anas untuk tetap berharap bahwa pimpinan daerah yang dikaguminya itu akan mendengar rintihannya.
“Rumah saya roboh sejak Minggu karena hujan deras. Sampai sekarang belum ada bantuan yang datang. Saya sangat berharap ada perhatian dari pemerintah supaya kami bisa punya tempat tinggal yang layak lagi,” ujar Anas dengan nada getir.
Selama hampir sepekan terakhir, Anas hanya mengandalkan belas kasihan dan bantuan dari para tetangga serta kerabat terdekat untuk mencukupi kebutuhan harian. Cuaca ekstrem yang masih sering mengguyur kawasan Kraton menambah kekhawatiran Anas akan keselamatan dirinya dan sang adik.
“Musim hujan begini situasi makin berat. Saya khawatir kalau harus terus bertahan di sisa bangunan yang sudah lapuk ini,” tambahnya.
Warga setempat pun mulai mempertanyakan lambannya respons pemerintah desa maupun daerah dalam menangani kasus darurat seperti yang dialami Anas. Mereka berharap bantuan material bangunan atau bantuan sosial segera diturunkan sebelum Ramadhan berakhir, agar Anas tidak terus-menerus “beratap langit”.
“Kami berharap Pak Bupati atau Pak Wakil Bupati bisa terketuk hatinya. Minimal ada material agar rumah ini bisa segera berdiri kembali agar Anas dan adiknya aman dari hujan,” harap salah seorang warga sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai kapan bantuan sosial untuk korban rumah roboh di Desa Tambakrejo akan direalisasikan.
Ghan-Chu






