PASURUAN NewsCakra.com – Beredarnya video bermuatan asusila yang diduga melibatkan dua alumni pelajar di Kota Pasuruan menghebohkan media sosial. Dalam video berdurasi singkat tersebut, sejoli muda-mudi yang mengenakan seragam sekolah beratribut SMKN 1 Kota Pasuruan terlihat melakukan aksi tidak terpuji di dalam ruang kelas.
Viralnya rekaman tersebut memicu berbagai spekulasi dan respons negatif dari masyarakat. Guna memastikan kebenaran informasi yang beredar, awak media mengonfirmasi langsung pihak sekolah pada Kamis (17/9/2026).
Humas SMKN 1 Kota Pasuruan, Tri Gunawan, didampingi stafnya membenarkan bahwa pemeran dalam video tersebut adalah mantan anak didiknya. Namun, ia menegaskan bahwa aksi dalam video itu terjadi beberapa tahun lalu dan baru tersebar saat ini.
“Benar, yang ada dalam video itu merupakan alumni sekolah kami. Namun, kejadiannya sudah sekitar tiga tahun yang lalu dan baru viral sekarang,” ujar Tri saat ditemui di sekolah.
Tri menjelaskan, pihak sekolah terkejut saat mengetahui video tersebut tersebar luas. Berdasarkan data sekolah, siswa laki-laki merupakan lulusan tahun 2025, sedangkan siswi perempuan baru lulus pada 2026.
Menindaklanjuti hal tersebut, pihak sekolah telah memanggil kedua alumni bersangkutan pada Rabu (16/9/2026) untuk meminta klarifikasi. Dari hasil pertemuan, keduanya menulis surat pernyataan yang menegaskan bahwa bukan mereka yang menyebarkan video tersebut. Diduga, ada pihak lain yang meretas atau membagikan rekaman pribadi itu.
“Berdasarkan keterangan mereka, perbuatan tersebut dilakukan setelah bel pulang sekolah saat kondisi area kelas sudah sepi,” kata Tri.
Dalam surat pernyataan tersebut, ditegaskan pula bahwa tindakan kedua alumni tersebut merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan pihak institusi SMKN 1 Kota Pasuruan.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, pihak sekolah berkomitmen untuk memperketat pengawasan di lingkungan sekolah, serta meningkatkan pembinaan karakter dan edukasi moral kepada seluruh siswa agar kejadian serupa tidak terulang kembali.






