Ragam  

BHAKTI DRUPADI UNTUK BUMI PERTIWI DAN PENGABDIAN KEPADA KEHIDUPAN

Redaksi
Oplus_16908288

LAWANG, newscakra.com — Perayaan kemerdekaan akhir Agustus di Lawang memilih jalan kontemplatif. Oak Lawang Hotel & Convention menggelar pertunjukan wayang lakon “Drupadi Wanito Pinilih” dalam tajuk OAKsperience, Sabtu (29/8/2026) malam. Pagelaran ini memadukan seni tradisi dengan gerakan konservasi lingkungan yang berfokus pada penyelamatan sumber daya air.

 

Pertunjukan ini merupakan kelanjutan dari Penetapan Satgas Peduli Air yang menghubungkan kebudayaan, kelesatarian hutan, dan keberlanjutan peradaban. Agenda tersebut memusatkan kegiatan di “Episentrum 1000 Lawang” sebuah laboratorium percontohan Eko Bio Culture Tourism Support System yang mengintegrasikan pariwisata dengan perlindungan lingkungan dan budaya lokal.

 

Pendiri sekaligus Ketua Umum Dewan Majelis Nasional Formasy Praja Nusantara (FPN), Dodik Purwoko, menjelaskan makna filosofis lakon Drupadi dalam konteks kebangsaan modern.

 

“Drupadi menerima nasib atas waktu dan ruang sebagai manusia. Ia diikutkan menentukan peradaban. Ia bukan lagi sekadar sosok, tetapi titipan pesan moral: bhakti untuk negeri dan pengabdian kepada kehidupan,” ujar Dodik Purwoko.

 

Dodik menekankan bahwa tata kelola lingkungan, khususnya air, merupakan fondasi utama etika bernegara. “Mengabaikan tata kelola air sama artinya dengan melumpuhkan peradaban,” tegasnya.

 

Pada kesempatan yang sama, FPN resmi melantik Guntur Bisowarno dari Bamboo Spirit Nusantara sebagai anggota Divisi Humas Dewan Majelis Nasional. Guntur ditugaskan membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat dalam mengawal program konservasi serta pemulihan sumber daya air di kawasan hutan Divisi Regional Jawa Timur.

 

Pelaksanaan program tersebut disinergikan bersama jajaran FPN dan elemen masyarakat Pasuruan Raya, di antaranya, Romsul Hasbawi (Ketua DMD FPN Pasuruan Raya), Sutikno (Ketua LSM Laskar Merah Putih), Gio (Kabiro Media) dan GM GRIB Pasuruan Raya.

Baca juga
Gerak Cepat Polres Situbondo, Pengedar Sabu di Banyuglugur Berhasil Diringkus

 

Langkah bersama ini ditujukan untuk memperkuat upaya mitigasi krisis air di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.

 

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif lintas sektor ini. Menurutnya, sinergi kebudayaan dan lingkungan hidup menjadi modal penting bagi pembangunan jangka panjang di wilayah Pasuruan, Megapolitan Malang Raya, Koridor Selatan 2045, hingga Jawa Timur secara keseluruhan.

 

Acara ini dihadiri oleh Ketua DMD FPN Kota Batu Yoyok Yuliono, Ambasador OAK Lawang Ki Argo Setyo, Ki Tohari, Kiswara, Saifulrohman, perwakilan PEPADI, Kaweruh Batin Tulis Papan Kasunyatan, Paguyuban BATIK KITAB BATIK Singosari, Satgas Peduli Mata Air Nusantara, Satgas Basis DELING, Ki Fanani Besalen Tumapel, Yayasan Salam Satu Jiwa, PPMAL, Komunitas Kopi Peradaban Gunung Arjuno, Paguyuban Komunitas Sungai Indonesia, serta jejaring media KAIROS.

Penulis: Ambon