BPN Kota Pasuruan Dinilai Tidak Profesional, LSM M-Bara Akan Gelar Demo

Redaksi

KOTA PASURUAN Cakra.or.id — Ketua LSM Membangun Bersama Rakyat (M_BARA) dan anggota merasa kecewa karena audensi dengan Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jl. Diponegoro No.64, Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, dinyatakan gagal. Kamis (24/7/2025) pagi

 

Di kantor ATR/BPN Kota Pasuruan Saiful ditemui Kabid penataan, mengatakan bahwa kepala kantor sedang tidak ada di tempat karena rapat di Kota Malang. “Bapak sedang tidak ada, diwakilkan ke saya. Dikarenakan beliaunya sedang ada rapat di Kota Malang.” ujarnya.

 

Atas hal ini, ketua dan anggota LSM M_BARA merasa kecewa dan dipermainkan karena audensi dengan Kepala BPN Kota Pasuruan gagal. Padahal, mereka telah melayangkan surat permohonan audensi sejak 17 Juli 2025, 7 hari sebelum kegiatan.

 

Permintaan audensi LSM M_BARA terkait kejelasan pengukuran ulang sebidang tanah milik Allan D.R Wardhana Zecha di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo. Tanah tersebut bersertifikat dengan nomor HAT 1207XXXXXXXXXX dan Allan telah menguasakan kepada Saiful Arif untuk mengurus masalah ini.

 

“Kami menilai kepala kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Pasuruan lepas tanggungjawab. Dimana kami meminta ukur ulang sebidang tanah yang mana luas tanah tersebut di sertifikat seluas 8.300 m².” tandasnya.

 

Pengukuran ulang tanah telah dilakukan sebanyak tiga kali, namun hasilnya berbeda-beda dan tidak sesuai dengan luas tanah di sertifikat, yaitu 8.300 meter persegi. Berikut adalah hasil pengukuran yang berbeda.

 

“Benar, sudah tiga bulan berlarut larut dan sudah tiga kali dilakukan ukur ulang, hasilnya tidak sesuai. Yang pertama hasil ukur ulang, tanah tersebut seluas 7.100 m², kedua 7.400 m² dan yang ketiga seluas 7.900 m²,” terangnya.

 

Dengan hasil ukur ulang yang tidak sesuai dengan sertifikat, LSM M_BARA berharap Kepala Pertanahan Kota Pasuruan dapat memberikan penjelasan yang memuaskan dalam audensi hari ini. Mereka mengharapkan agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak terjadi lagi di masa depan.

Baca juga
WASPADA! Akun WhatsApp Ketua LSM Perjuangan Rakyat Situbondo Diretas, Abaikan Jika Ada Pesan Mencurigakan

 

“Jangan sampai hal serupa terjadi di masyarakat kota Pasuruan khususnya. Dan hal serupa bisa terjadi di diri kita, saudara kita dan masyarakat lain.” Ucapnya.

 

LSM M_BARA menilai kinerja petugas ukur BPN Kota Pasuruan kurang profesional dan berencana melakukan demonstrasi ke kantor BPN Kota Pasuruan.

 

“Kami akan segera rapatkan barisan jajaran LSM M_BARA se-Kota untuk agenda demonstrasi ke kantor BPN Kot Pasuruan” pungkas Ketua LSM M_BARA.

Penulis: IkhwanEditor: Red