JEMBER Cakra.or.id – Isu mengenai adanya dugaan oknum anggota Polres Jember yang terlibat dalam backup atau pembekingan peredaran kosmetik ilegal yang tengah merebak, akhirnya terjawab. Polres Jember memberikan klarifikasi tegas, membantah keterlibatan anggotanya dalam kasus tersebut.
Klarifikasi resmi ini disampaikan oleh Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipidter) Polres Jember, Ipda Harry Sasono.
Klarifikasi Resmi: Anggota Polres Jember Tidak Terlibat
Ipda Harry Sasono menegaskan bahwa setelah melakukan klarifikasi mendalam dengan berbagai pihak, mulai dari internal kepolisian hingga wartawan yang membuat berita, pihaknya memastikan tidak ada satu pun oknum anggota Polres Jember yang terlibat membekingi peredaran kosmetik ilegal.
“Perlu kami tegaskan! Setelah melakukan klarifikasi mendalam dengan berbagai pihak, kami memastikan tidak ada sama sekali oknum anggota Polres Jember yang terlibat dalam membekingi peredaran kosmetik ilegal,” ujar Ipda Harry.
Ia juga menanggapi adanya informasi mengenai pihak yang mengaku aparat dan mencoba menghalangi pemberitaan.
“Kami telah menelusuri informasi bahwa dalam salah satu tautan berita terdapat pihak yang mengaku sebagai oknum aparat yang melakukan komunikasi dengan jurnalis untuk menghalangi atau membatasi pemberitaannya. Namun, dengan tegas saya sampaikan bahwa pihak tersebut bukan anggota Polres Jember, bahkan bukan bagian dari institusi kepolisian,” tegasnya.
Pihak tersebut, lanjut Ipda Harry, diduga kuat hanyalah pihak yang memiliki kepentingan pribadi tertentu dan mencoba menunggangi isu yang sedang beredar.
Polres Jember dan BPOM Langsung Sidak ke Lapangan
Sebagai bentuk keseriusan dan respons cepat terhadap isu yang beredar, Polres Jember bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) langsung bergerak cepat. Mereka melakukan sidak mendadak di salah satu toko yang diduga kuat menjual kosmetik ilegal.
“Dalam sidak tersebut, kami menemui pemilik dan sejumlah karyawan toko, sekaligus melakukan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku,” kata Ipda Harry.
Dukungan Penuh Terhadap Kerja Jurnalis
Ipda Harry juga menekankan bahwa Polres Jember memegang teguh komitmen untuk memberikan kebebasan kepada jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Institusi ini bahkan berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah menyampaikan informasi melalui pemberitaan, yang menjadi bahan untuk bergerak cepat melakukan penindakan.
“Polres Jember tidak memiliki tendensi apapun untuk membatasi kerja-kerja jurnalis, mendukung penuh transparansi informasi kepada masyarakat, karena dengan adanya kontrol sosial dan pemberitaan yang sehat, justru akan memperkuat sinergi,” pungkasnya.
Polres Jember berharap masyarakat maupun rekan media dapat langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas peredaran kosmetik ilegal atau bentuk tindak pidana lainnya.
“Silakan segera melaporkan kepada Polres Jember ataupun kepada anggota kepolisian terdekat, agar bisa kami tindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tutup Ipda Harry Sasono.
Penulis: Idham
Editor: Red






