Aktivis Situbondo Soroti Proyek Dam Siguo, Pertanyakan Kejelasan Anggaran Setelah Material Ambil dari Sungai

Redaksi

SITUBONDO – Proyek pembangunan Dam Siguo di Kecamatan Kendit , Situbondo kembali menjadi sorotan tajam dari kalangan aktivis daerah. Bronto, seorang aktivis senior, secara lantang mempertanyakan akuntabilitas pelaksanaan proyek tersebut, khususnya terkait penggunaan material dan alokasi dana.

Menurut Bronto, sudah menjadi fakta yang jelas bahwa material batu untuk proyek Dam Siguo diduga kuat diambil langsung dari sungai. Pernyataan ini disampaikan Bronto secara gamblang, menegaskan bahwa tidak ada lagi keraguan mengenai asal usul material tersebut.

“Tidak usah diduga lagi, karena sudah jelas batu proyek dam Siguo tersebut mengambil dari sungai,” tegas Bronto.

Aktivis senior ini kemudian melontarkan pertanyaan keras yang menuntut kejelasan dari pihak pelaksana proyek. Jika material utama, yaitu batu, diambil langsung dari sumber daya alam setempat—dalam hal ini sungai—maka Bronto mempertanyakan kemana perginya anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan material.

“Batunya ngambil dari sungai, terus kemana dana nya?” ucap Bronto dengan nada keras, menyoroti potensi kerugian negara atau penyimpangan anggaran jika terdapat dugaan Mark-Up atau penyelewengan dana material.

Pernyataan Bronto ini menggarisbawahi desakan terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek pembangunan yang menggunakan dana publik.

Sorotan ini diharapkan menjadi pemicu bagi pihak berwenang untuk melakukan audit dan penyelidikan mendalam guna memastikan bahwa proyek Dam Siguo berjalan sesuai dengan prosedur dan anggaran yang ditetapkan, serta tidak merugikan keuangan negara.

Warga Situbondo dan aktivis antikorupsi terus memantau perkembangan proyek pembangunan di daerah, mendesak agar praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dihindari dan setiap proyek dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (Sony)

Baca juga
Sinergi dan Komunikasi Media Jember Bersama Komandan Batalyon Infanteri 509 Condro Mowo