WASPADA! Akun WhatsApp Ketua LSM Perjuangan Rakyat Situbondo Diretas, Abaikan Jika Ada Pesan Mencurigakan

Redaksi

newscakra.com, SITUBONDO – Masyarakat Situbondo, khususnya para kolega dan mitra kerja LSM Perjuangan Rakyat, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, akun WhatsApp milik Ketua LSM Perjuangan Rakyat Situbondo, Hartadi, dilaporkan telah diretas (hack) oleh pihak yang tidak bertanggung jawab pada Rabu (7/1/2026).

Insiden ini pertama kali diketahui setelah sejumlah kontak di dalam daftar telepon Hartadi menerima pesan-pesan janggal yang tidak seperti biasanya.

Peretasan akun WhatsApp sering kali diikuti dengan upaya penipuan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diwaspadai jika Anda dihubungi oleh nomor tersebut:

Permintaan Pinjaman Uang: Pelaku biasanya berpura-pura menjadi korban yang sedang dalam keadaan darurat dan membutuhkan transfer uang segera.

Permintaan Kode OTP: Jangan pernah memberikan kode verifikasi atau OTP yang masuk ke ponsel Anda jika diminta melalui chat.

Penyebaran Link Palsu: Hindari mengklik tautan (link) mencurigakan yang dikirimkan oleh nomor tersebut, karena bisa jadi itu adalah upaya phishing.

Pihak Hartadi mengonfirmasi bahwa saat ini kendali atas nomor WhatsApp tersebut sedang di luar otoritasnya. Masyarakat diminta untuk mengabaikan segala bentuk pesan yang mengatasnamakan dirinya sampai ada pemberitahuan lebih lanjut melalui saluran komunikasi resmi lainnya.

“Kami mengimbau kepada seluruh rekan-rekan, anggota LSM, dan masyarakat luas agar tidak merespons jika ada permintaan uang atau hal-hal mencurigakan lainnya dari nomor WA Ketua kami. Ini murni peretasan,” ujar Azis, rekan kerja Hartadi

Jika Anda mendapatkan pesan mencurigakan dari akun yang diduga diretas, lakukan langkah-langkah berikut:

Segera telepon orang yang bersangkutan melalui jalur seluler biasa (bukan WhatsApp) untuk memastikan kebenarannya.

Jangan mengirim uang, pulsa, atau data pribadi apa pun.

Gunakan fitur “Report” atau “Laporkan” pada aplikasi WhatsApp agar pihak WhatsApp dapat meninjau penyalahgunaan akun tersebut.

Baca juga
Monitoring dan Evaluasi Koperasi Desa Merah Putih Wonokoyo, Bukti Keberhasilan Pengelolaan Usaha di Situbondo

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait sedang berupaya melakukan pemulihan akun dan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib guna menghindari jatuhnya korban material. (Sony)