Temuan Mayat Wanita Bertato di Persawahan Rejoso: Hasil Autopsi Pastikan Korban Kekerasan Benda Tumpul

Redaksi
Oplus_16908288

PASURUAN, NewsCakra.com — Warga Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan digemparkan oleh penemuan jenazah wanita tanpa identitas (Mrs. X) di area persawahan sebelah barat SDN Sambirejo I, Senin (23/03/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Kondisi jenazah yang mengenaskan saat ditemukan memicu penyelidikan intensif oleh Satreskrim Polres Pasuruan Kota. Berdasarkan hasil autopsi tim medis forensik, dipastikan bahwa wanita malang tersebut merupakan korban kekerasan benda tumpul.

 

Peristiwa bermula saat dua pemuda setempat, DA (21) dan MK (20), hendak memancing di sekitar lokasi. Langkah mereka terhenti ketika melihat sesosok tubuh tergeletak di pematang sawah dalam kondisi setengah telanjang. Saksi segera melaporkan temuan tersebut kepada ketua RW, yang kemudian diteruskan ke Polsek Rejoso.

 

Tim Inafis Polres Pasuruan Kota yang tiba di lokasi langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Pusdik Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, S.Sos., S.H., M.H., mengungkapkan bahwa penyebab utama kematian korban adalah kekerasan benda tumpul yang sangat signifikan.

 

“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya resapan darah pada kulit kepala serta retakan tulang dahi kanan sepanjang ± 5 cm yang memicu pendarahan hebat pada otak. Selain itu, ditemukan patah tulang rusuk kiri pada bagian ke-2, 3, dan 4,” terang AKP Dhecky.

 

Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 3 hingga 8 hari sebelum ditemukan, dengan kondisi akhir mengalami mati lemas akibat cedera kepala berat tersebut.

 

Hingga saat ini, identitas korban masih misterius (Nihil). Kepolisian merilis ciri-ciri fisik korban dengan harapan ada pihak keluarga atau kerabat yang mengenali:

Baca juga
Kontroversi Penangkapan Kasus Pembongkaran Makam Winongan, Tersangka Ajukan Praperadilan

Jenis Kelamin: Perempuan.

Estimasi Usia: 50 hingga 60 tahun.

Pakaian: Daster berwarna merah.

Ciri Khusus: Memiliki tato bergambar perempuan pada paha kaki kiri.

Kondisi Fisik: Terdapat kerusakan jaringan pada pipi sebelah kanan.

 

Pihak kepolisian telah mengambil sampel DNA korban untuk keperluan pencocokan di masa mendatang. Saat ini, penyidik tengah mendalami keterangan saksi-saksi, mengamankan barang bukti di sekitar TKP, serta menyisir rekaman CCTV di rute menuju lokasi kejadian guna melacak pergerakan terakhir korban maupun terduga pelaku.

 

IMBAUAN: Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri di atas, diminta segera menghubungi Polsek Rejoso atau Mapolres Pasuruan Kota untuk proses identifikasi lebih lanjut. (Hum/Chu)