SITUBONDO,Newscakra.com – Keresahan menyelimuti warga Desa Suboh, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Aset penting berupa mobil siaga desa yang seharusnya bersiaga untuk melayani kebutuhan darurat masyarakat, dilaporkan raib tanpa jejak selama lebih dari enam bulan terakhir. Kondisi ini memicu kecurigaan kuat adanya praktik penyalahgunaan aset negara oleh oknum tertentu.
Keberadaan mobil siaga sangat krusial bagi warga, terutama untuk keperluan rujukan medis mendadak ke rumah sakit Serta Untuk Mobilisasi Kegiatan Desa. Namun, selama setengah tahun, kendaraan tersebut tidak lagi terparkir di kantor desa maupun melayani warga.
Seorang perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Kami ingin kejelasan. Mobil itu dibeli pakai uang negara untuk rakyat, tapi kenapa sudah enam bulan tidak kelihatan? Apakah disewakan, digadaikan, atau digunakan untuk kepentingan pribadi? Kami menuntut transparansi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Suboh belum memberikan Penjelasan Resmi terkait keberadaan armada tersebut. Sikap tertutup dari pihak pemerintah desa justru semakin memperkeruh suasana dan memperkuat dugaan adanya ketidakberesan dalam pengelolaan aset desa.
Kasus hilangnya mobil siaga di Suboh ini seolah menjadi ujian bagi komitmen Pemerintah Kabupaten Situbondo. Warga kini menagih janji Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang sebelumnya berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan aset desa.
Masyarakat mendesak agar:
• Inspektorat Kabupaten Situbondo segera melakukan audit dan turun lapangan ke Desa Suboh.
• Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo memberikan sanksi tegas jika terbukti ada kelalaian atau kesengajaan.
• Pihak berwajib melakukan penyelidikan jika ditemukan unsur pidana penggelapan Atau Penyalahgunaan aset negara.
“Jangan sampai fasilitas publik berubah menjadi milik pribadi. Kami ingin mobil siaga itu kembali ke desa dan berfungsi sebagaimana mestinya,” pungkas warga.
Basri






