PROBOLINGGO,Newscakra.com – Dunia birokrasi Kabupaten Probolinggo diguncang isu tak sedap. Sebuah video amatir yang beredar luas di masyarakat mengungkap dugaan skandal perselingkuhan yang melibatkan dua oknum tenaga kesehatan dari Puskesmas Krejengan di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.
Dua oknum yang menjadi sorotan berinisial JA (ASN) dan HI (PPPK). Keduanya diduga menjalin hubungan terlarang yang akhirnya terbongkar dalam situasi dramatis di sebuah toko batik ternama di Probolinggo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan perselingkuhan ini terungkap saat suami dari HI memergoki istrinya sedang berbelanja bersama JA. Pertemuan yang tidak disengaja tersebut menyulut emosi sang suami hingga terjadi keributan di lokasi kejadian.
”Karena terbakar api cemburu melihat istrinya bersama pria lain, suami HI diduga melakukan tindakan fisik (penganiayaan) terhadap JA di tempat perbelanjaan tersebut,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Selain isu asusila, kasus ini semakin memanas karena keduanya kedapatan berada di luar kantor pada saat jam dinas berlangsung. Hal ini jelas mengindikasikan adanya pelanggaran berat terhadap kode etik kepegawaian dan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Pelaksana Harian (Plh) Kepala Puskesmas Krejengan maupun kepada pihak-pihak yang bersangkutan. Namun, sangat disayangkan:
Kepala Puskesmas Tidak memberikan respon saat dihubungi ,JA dan HI: Menutup diri dari upaya klarifikasi media.
Informasi mengenai “hubungan spesial” antara JA dan HI disinyalir sudah menjadi rahasia umum di lingkungan internal Puskesmas Krejengan. Bungkamnya pihak otoritas setempat memicu desakan publik agar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo segera turun tangan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak menutup mata. Jika terbukti benar, sanksi disiplin yang tegas harus dijatuhkan sebagai efek jera, sekaligus menjaga marwah instansi kesehatan yang seharusnya menjadi teladan pelayanan publik.
Awak Media akan terus berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut kepada Pihak-pihak Terkait guna memastikan langkah hukum dan kedisiplinan yang akan diambil dalam kasus ini.






