Jember,Newscakra.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI) Kabupaten Jember menggelar acara puncak bertajuk Gebyar Kartini On The Street 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 26 April 2026 ini dilaksanakan di halaman depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Jalan Sudirman Nomor 1, dan dihadiri secara langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc., serta diikuti oleh ratusan warga masyarakat, pelajar, dan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Berbagai rangkaian kegiatan yang disajikan dalam acara ini dikemas secara menarik dan bermakna, di antaranya senam sehat bersama yang terdiri dari senam kreasi untuk generasi muda dan senam khusus bagi lansia, penampilan pembacaan puisi serta tarian kreatif yang dibawakan oleh siswa-siswi MTs Negeri 02 Jember, layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, hingga bazar yang menampilkan beragam produk unggulan dari UMKM binaan Perwira Jember.
Dalam sambutannya, Ning Ghyta Eka Puspita menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Jember yang tidak dapat menghadiri acara tersebut karena sedang dalam masa pemulihan kesehatan. Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dan berharap kolaborasi yang terjalin antara KCBI, Yayasan Jantung Sehat, pelaku UMKM, generasi muda, kelompok lansia, serta berbagai komunitas lainnya dapat terus ditingkatkan guna mendukung dan menyukseskan seluruh program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Ia juga mengingatkan sejumlah program unggulan yang telah diluncurkan untuk kesejahteraan masyarakat. Di bidang kesehatan, telah diterapkan program Jaminan Kesehatan Nasional dengan skema UHC Prioritas yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh warga. Apabila terdapat kendala atau keluhan terkait pelayanan, masyarakat dapat menyampaikannya melalui saluran pengaduan resmi “Wadul Guse” yang dapat diakses melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, maupun akun YouTube resmi.

Selain itu, tersedia pula program beasiswa pendidikan bernama Beasiswa Cinta Bergema bagi warga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Untuk kemudahan pelayanan administrasi kependudukan, pengurusan dokumen kependudukan kini dapat dilakukan secara langsung di kantor kecamatan terdekat.
“Kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah melaksanakan proses verifikasi dan validasi data kemiskinan. Meskipun dalam pelaksanaannya mendapatkan beragam tanggapan, langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah pembangunan di Kabupaten Jember, sehingga kemajuan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KCBI Kabupaten Jember, Ir. Iriane Chairani Megahwati, AMd, menyampaikan harapan dan permohonan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Bupati Jember, agar dapat mengimbau seluruh ASN di lingkungan pemerintahan untuk memakai busana nasional berupa kebaya dan kain tradisional setidaknya satu hari dalam seminggu. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh dan upaya nyata dalam melestarikan warisan budaya bangsa.
“Kabupaten Jember akan tumbuh menjadi daerah yang maju sekaligus memiliki identitas budaya yang kuat apabila masyarakatnya mencintai dan bangga terhadap warisan budayanya. Mari kita tunjukkan rasa cinta kepada bangsa dan negara dengan cara sederhana namun bermakna, yaitu dengan gemar memakai busana kebaya dan kain tradisional, agar nilai-nilai budaya Indonesia senantiasa terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan suasana kebersamaan, di mana seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, sekaligus menjadi bukti semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat Jember terhadap nilai-nilai perjuangan dan budaya bangsa.
Idham






