Perjuangkan Hak Ulayat, 2.000 Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala Siap Gelar Aksi Damai di BPN Pesawaran

Redaksi

PESAWARAN, Newscakra.com — Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala menggelar konsolidasi dan pemantapan teknis menjelang aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026 , Pertemuan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh tokoh adat, sesepuh, elemen pemuda, serta perwakilan peserta aksi.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan visi, memperkuat komitmen, serta memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan tertib dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Panitia menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk penyampaian aspirasi konstitusional guna memperjuangkan kejelasan hak dan kepastian hukum atas tanah ulayat masyarakat adat.

Koordinator aksi, Safrudin Tanjung, menekankan pentingnya menjaga ketertiban, persatuan, dan etika selama penyampaian pendapat di muka umum.

“Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap kompak dan menjaga kedamaian. Aksi ini murni gerakan konstitusional untuk menyampaikan aspirasi. Kami berharap pihak pemerintah dan instansi terkait, khususnya BPN Pesawaran, dapat merespons tuntutan ini dengan memberikan solusi yang berkeadilan,” ujar Safrudin.

Berdasarkan rencana teknis, aksi damai ini diproyeksikan akan diikuti oleh sekitar 2.000 peserta. Massa aksi akan berkumpul di titik temu samping SPBU Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, sebelum bergerak secara tertib menuju Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran untuk melakukan orasi dan audiensi.

Aksi ini dipastikan akan mendapat pengawalan dan dukungan moril dari berbagai elemen masyarakat, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta organisasi pers di wilayah Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Lampung, antara lain:

• Organisasi Masyarakat & LSM: Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), LSM Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP), LIPAN, LSM MAUNG, dan Laskar Lampung.
• Organisasi Pers: Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKW-KF), KOWAPI, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Forum Pers Independent Indonesia (FPII), serta Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Pesawaran.

Baca juga
Respons Cepat Polres Situbondo Temukan Pemuda Empat Hari Hilang di Hutan Baluran Dengan Selamat

Panitia menginstruksikan seluruh peserta untuk mematuhi arahan koordinator lapangan guna menjamin aksi berjalan kondusif. Harapan besarnya, aksi demokratis ini mampu mendorong langkah nyata dari otoritas terkait dalam mewujudkan penyelesaian sengketa yang adil bagi Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala.

Penulis: Bang AinEditor: Red