NEWS CAKRA, PROBOLINGGO – Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali komitmen persatuan dan tanggung jawab kebangsaan. Di Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Kapolsek Krejengan Miftahol Rahman bersama jajaran, unsur Koramil Krejengan, serta Camat Krejengan Andi Wiroso turut berpartisipasi dalam kegiatan peringatan tersebut.
Keterlibatan unsur TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan bukan sekadar kehadiran dalam agenda tahunan. Lebih dari itu, momentum Sumpah Pemuda semestinya menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan berhenti pada seremoni dan slogan persatuan.
Semangat Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 mengandung pesan kuat tentang persatuan di tengah keberagaman. Nilai tersebut tetap relevan bagi para pemangku kepentingan di daerah, terutama dalam membangun komunikasi, menjaga keamanan, serta merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Kapolsek Krejengan beserta jajaran, Koramil Krejengan, dan Camat Andi Wiroso memiliki peran strategis sesuai tugas masing-masing. Karena itu, semangat kebangsaan yang digaungkan dalam peringatan ini idealnya tercermin dalam pelayanan publik, kepedulian sosial, dan kesigapan menindaklanjuti aspirasi warga.
Bagi generasi muda, Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak cukup dibangun dengan seremoni. Dibutuhkan keberanian, integritas, kreativitas, dan keterlibatan aktif untuk menjawab tantangan zaman.
Partisipasi jajaran Forkopimka Krejengan dalam momentum ini menjadi bagian dari pesan kebersamaan. Namun, ukuran pengabdian pada akhirnya terletak pada konsistensi menjalankan tugas, menjaga kepercayaan publik, dan menghadirkan pelayanan yang berpihak pada kepentingan masyarakat






