Ekodrainase: Solusi Konservasi Air Berbeda dengan Sistem Konvensional

Redaksi

Malang, Newscakra.com – Pembangunan drainase merupakan infrastruktur krusial untuk mengatasi banjir. Fungsinya mempercepat aliran kelebihan air permukaan, seperti air hujan, menuju pembuangan akhir sehingga mencegah genangan dan luapan yang merusak lingkungan.

Dengan sistem yang baik, air hujan dapat segera dialirkan dan tidak menggenangi pemukiman, jalan, maupun area publik. Selain itu, drainase juga berperan menjaga kelestarian lingkungan dengan mencegah fondasi jalan, jembatan, dan gedung mengalami pelapukan atau erosi akibat genangan air. Dari sisi sanitasi, drainase membantu membuang air kotor dan limbah rumah tangga sehingga lingkungan terhindar dari kondisi buruk yang menjadi sarang penyakit.

Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan DPUBM Kabupaten Malang, Anita Aulia Sari, menjelaskan bahwa *ekodrainase atau drainase berwawasan lingkungan* adalah sistem pengelolaan air hujan yang memadukan fungsi drainase dengan konservasi air.

“Berbeda dengan sistem konvensional yang hanya membuang air secepatnya ke sungai, ekodrainase bertujuan menampung, meresapkan ke dalam tanah, dan mencegah kekeringan,” ujar Anita.

Ia menambahkan, pembangunan drainase adalah proyek infrastruktur vital yang berfungsi mengalirkan kelebihan air, baik dari curah hujan maupun air limbah. Tujuannya mencegah banjir, genangan, dan kerusakan struktur jalan serta bangunan di sekitarnya.

Saat ini, DPUBM Kabupaten Malang sedang merealisasikan pembangunan drainase di koridor Jalan K1, Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Proyek ini bertujuan mengantisipasi genangan air yang sering terjadi saat musim hujan, sekaligus merapikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, progres awal proyek peningkatan sistem drainase di koridor Jalan Raya Desa Panggungrejo sudah mencapai 30 persen,” pungkas Anita.

Baca juga
Pemdes Renah Lebar Gelar Rapat Pra-Pelaksanaan dan Titik Nol Pembangunan Jalan Rabat Beton Tahun 2026
Penulis: Dewi SwastyastikaEditor: Red