LSM Teropong DPC Situbondo Soroti Pekerjaan Proyek P3-TGAI Desa Wringin Anom Panarukan

Redaksi

SITUBONDO, Newscakra.com – Tim Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Teropong DPC Kabupaten Situbondo menyoroti tajam pelaksanaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Proyek yang dikerjakan oleh Kelompok P3A Bintang Mulya tersebut diduga kuat menyimpang dari petunjuk teknis (juknis) serta minim pengawasan di lapangan.

Dugaan penyelewengan ini terungkap saat Tim Investigasi LSM Teropong melakukan cek fisik ke lokasi kegiatan. Mereka menemukan sejumlah kejanggalan kasat mata, terutama pada struktur bangunan saluran irigasi.

Sekretaris DPC LSM Teropong Kabupaten Situbondo, Karsono,Mewakili Tim mengungkapkan bahwa pemasangan pondasi disinyalir sengaja diakali oleh oknum pelaksana untuk mengelabui publik dan tim kontrol sosial.

“Hasil pantauan kami di lapangan, pemasangan pondasi dibuat putus-putus atau tidak penuh. Kuat dugaan ini sengaja disiasati. Pemasangan pondasi hanya dilakukan di titik-titik tertentu agar saat ada pengawas, LSM, atau wartawan datang, proyek terlihat berjalan sesuai prosedur. Namun di titik lain, saluran dikerjakan tanpa pondasi sama sekali,” ujar Karsono kepada media.

Menurut Karsono, praktik manipulasi ini jelas menyalahi aturan baku, menurunkan kualitas bangunan, serta berpotensi merugikan keuangan negara dan masyarakat petani selaku penerima manfaat.

Tak hanya persoalan pondasi, Tim LSM Teropong juga menyoroti material yang digunakan. Di lokasi proyek, ditemukan penggunaan Semen Merdeka. Penggunaan merek ini dipertanyakan karena harganya disinyalir berada di bawah standar kualitas dan anggaran yang telah ditentukan untuk proyek negara.

Kejanggalan proyek P3-TGAI Desa Wringin Anom ini diperparah dengan hilangnya fungsi pengawasan. Saat tim investigasi berada di lokasi, tidak tampak adanya Tim Pendamping Masyarakat (TPM) yang seharusnya melekat mengawasi jalannya pekerjaan. Bahkan, Ketua Kelompok P3A Bintang Mulya selaku penanggung jawab lokal juga tidak berada di tempat.

Baca juga
Polres Bengkulu Utara Gelar Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Menyikapi temuan-temuan krusial ini, DPC LSM Teropong Situbondo mendesak instansi terkait khususnya Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) selaku penyelenggara program untuk segera turun tangan melakukan evaluasi total di lapangan.

“Kami meminta pihak terkait segera mengecek lokasi sebelum pekerjaan selesai 100%. Secara kelembagaan, kami sedang menyusun laporan resmi untuk menyerahkan temuan ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH),” tegas Karsono.

Tim LSM Teropong DPC Situbondo berkomitmen akan terus mengawal ketat seluruh realisasi proyek P3-TGAI di wilayah Kabupaten Situbondo demi memastikan uang negara tepat sasaran dan tepat mutu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Ketua Kelompok P3A Bintang Mulya maupun TPM terkait belum memberikan konfirmasi resmi mengenai temuan tersebut