JEMBER,Newscakra.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait, kembali hadir di hadapan publik melalui acara “Pro Guse Update”. Meski wajah masih tampak lelah usai menjalani perawatan selama empat hari di RSUD dr Soebandi, semangat dan suaranya tetap tegas serta penuh optimisme saat memaparkan sejumlah capaian dan strategi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk menjadikan RSUD dr Soebandi sebagai rumah sakit rujukan utama kawasan Tapal Kuda yang berkelas.
“Target kita jelas, RSUD dr Soebandi harus naik kelas menjadi rumah sakit Tipe A,” tegas Gus Fawait.
Saat ini, rumah sakit tersebut telah berstatus Tipe B Pendidikan dan bahkan ditunjuk sebagai penyelenggara Rumah Sakit Pendidikan Utama berbasis rumah sakit (hospital based). Pencapaian ini sangat prestisius karena hanya dua rumah sakit di Jawa Timur yang mendapatkan kepercayaan tersebut, yakni RSU dr Soetomo dan RSUD dr Soebandi Jember, dari ratusan rumah sakit yang mendaftar.
Tak hanya soal pelayanan medis, sisi manajemen keuangan juga menunjukkan tren positif yang menggembirakan. RSUD dr Soebandi yang sebelumnya merugi, kini justru mencatat keuntungan dan menjadi salah satu penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember pada akhir tahun 2025. Hal serupa juga mulai terlihat pada RSUD Balung dan RSUD Kalisat.
Di sektor pelayanan publik, Pemkab Jember terus berinovasi dengan menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini di beberapa kecamatan, seperti Jombang, Tanggul, dan Mayang. Sementara wilayah Kalisat dan Sukowono saat ini tengah dalam tahap pengembangan.
Keberadaan MPP Mini ini memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan secara terpadu, mulai dari perizinan usaha, administrasi kependudukan, layanan sosial, hingga urusan perpajakan.
Gus Fawait juga meluncurkan kebijakan insentif fiskal berupa penghapusan denda keterlambatan pajak daerah hingga 30 Juni 2026. Program ini mencakup PBB P2, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta pajak jasa lainnya seperti parkir, hotel, reklame, dan air tanah.
“Program inovatif akan terus kami hadirkan. Ini komitmen kami untuk mewujudkan Jember yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Dengan semangat yang tak surut meski baru dalam masa pemulihan, Gus Fawait memastikan roda pemerintahan terus berjalan dan dipacu lebih kencang demi kemajuan Jember serta membuka peluang luas bagi masyarakat untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional.






