Proyek UPT PSDA WS Sampean Setail di Bondowoso Berjalan Sesuai Target dan Spesifikasi

Redaksi

Newscakra.com, SITUBONDO – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui UPT. PSDA WS Sampan Setail di Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur irigasi dan drainase di tingkat desa.

Salah satu proyek yang kini menjadi sorotan positif adalah pelaksanaan Program Pertahanan Sumber Daya Air yang berlokasi di Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

Proyek yang berada di bawah naungan UPT. PSDA WS Sampean Setail di Bondowoso ini dilaporkan telah berjalan dengan sangat baik dan memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Pembangunan drainase di Desa Duwet ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemprov Jatim untuk menjaga stabilitas ketersediaan air serta mencegah terjadinya luapan air (banjir) yang kerap mengancam lahan pertanian dan pemukiman warga saat musim penghujan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan proyek menunjukkan beberapa poin krusial yang dikelola secara profesional:

Kesesuaian Material: Penggunaan bahan bangunan seperti batu kali dan semen dilakukan sesuai standar konstruksi yang ketat.

Ketepatan Dimensi: Lebar dan kedalaman drainase dibangun presisi guna memastikan debit air dapat mengalir lancar menuju saluran pembuangan akhir.

Sinergi dengan Warga: Pelaksanaan proyek melibatkan koordinasi yang baik dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat, sehingga minim kendala sosial.

Masyarakat Desa Duwet menyambut baik selesainya pengerjaan ini. Drainase yang tertata rapi tidak hanya memperbaiki estetika desa, tetapi juga memberikan rasa aman bagi para petani.

“Pengerjaan yang dilakukan oleh UPT PSDA WS Sampean Setail di Bondowoso ini sangat transparan dan rapi. Kami melihat sendiri bagaimana fondasinya kuat, ini sangat penting agar bangunan tidak cepat rusak atau tergerus air,” ujar salah satu warga setempat.

Pihak UPT PSDA WS Sampean Setail di Bondowoso menegaskan bahwa setiap proyek yang dialokasikan di wilayah kerja mereka, termasuk di Situbondo, harus melewati pengawasan yang berlapis.

Baca juga
USULAN GUS LILUR DIRESPON PRESIDEN – PERMEN KP NO.5 TAHUN 2026 TERBIT

Hal ini dilakukan demi memastikan anggaran negara dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi produktivitas sektor pertanian dan perlindungan lingkungan.

 Proyek drainase di Desa Duwet ini, diharapkan sistem manajemen air di Kecamatan Panarukan semakin optimal, sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur bagian timur. (Sony)