Residivis Pengedar Okerbaya Ditangkap di Situbondo, Ratusan Pil Trex Disita

Redaksi

Cakra.or.id, Situbondo, Jawa Timur – Satresnarkoba Polres Situbondo Polda Jatim kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) di wilayah Kabupaten Situbondo. Seorang wanita paruh baya berinisial NWT (52), warga Dusun Nyamplung, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, berhasil dibekuk karena diduga kuat mengedarkan Pil Trex.

Penangkapan NWT dilakukan pada Rabu, 16 Juli 2025, di halaman rumahnya. Dari operasi tersebut, petugas berhasil menyita 910 butir Pil Trex yang sebagian besar sudah dikemas dalam plastik klip dan siap edar. Tindakan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan pelaku.

“Kami tindaklanjuti informasi dari warga dengan melakukan penyelidikan. Saat dipastikan benar, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang merupakan residivis penyalahgunaan narkoba dan mengamankan barang bukti,” terang Kasat Narkoba Polres Situbondo AKP Muhammad Lutfi, Rabu (16/7/2025).

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus plastik besar berisi 850 butir Pil Trex dan delapan plastik klip kecil berisi masing-masing lima butir. Selain itu, turut diamankan dua pak plastik klip kosong, uang tunai sebesar Rp136.000, sebuah dompet merah, satu kresek hitam, dan satu unit handphone merek VIVO yang diduga digunakan untuk transaksi.

“Pelaku diduga telah lama menjalankan praktik jual beli Pil Trex. Barang bukti yang disita menunjukkan upaya pelaku dalam mengedarkan secara aktif ke masyarakat,” tambah AKP Lutfi.

NWT kini telah diamankan di Mapolres Situbondo guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Kepolisian juga masih terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terkait.

Tersangka dijerat Pasal 435 Jo Pasal 138 ayat (2) dan (3) dan/atau Pasal 436 ayat (1), (2) Jo Pasal 145 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman pidana yang cukup berat.

Baca juga
Sengketa Tanah Dan Kolam Benur di Situbondo Memanas, Berujung Laporan Pengrusakan

Polres Situbondo mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang mengarah pada penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

“Sinergitas dan kerja sama antara masyarakat dengan aparat penegak hukum sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan okerbaya,” pungkas AKP Lutfi. (Tim)