Newscakra.com, SITUBONDO – Kapolres Situbondo, AKBP Bayu, mengeluarkan peringatan keras bagi kalangan remaja yang kerap memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk melakukan aksi balap liar.
Langkah tegas ini diambil demi menjaga keamanan, keselamatan, dan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.
Dalam penyampaiannya, AKBP Bayu menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan-segan memberikan sanksi berat bagi siapa pun yang nekat melakukan aksi berbahaya tersebut di jalan raya.
“Kami ingatkan, jangan jadikan bulan Ramadan sebagai ajang balap liar. Selain membahayakan nyawa sendiri dan orang lain, pelanggar akan dikenakan sanksi tegas berupa tilang dengan denda yang cukup tinggi dari pengadilan,” ujar AKBP Bayu.
Ia menambahkan bahwa pemberlakuan denda maksimal ini bertujuan untuk memberikan efek jera, sebagaimana yang telah diterapkan pada beberapa kasus sebelumnya.
Selain memberikan peringatan, Kapolres juga menekankan aspek transparansi terkait aliran dana denda tilang. Hal ini dilakukan untuk menepis opini negatif atau isu liar yang berkembang di tengah masyarakat mengenai penggunaan uang hasil tilang tersebut.
AKBP Bayu memastikan bahwa seluruh dana denda yang dibayarkan oleh pelanggar langsung disetorkan kepada negara, bukan kepada individu petugas atau instansi tertentu.
“Perlu dicatat dan dipahami oleh seluruh masyarakat, uang denda tilang balap liar yang nominalnya besar itu seratus persen masuk ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Tidak ada sepeser pun uang denda yang masuk ke kantong petugas maupun disetorkan ke instansi manapun,” tegasnya.
Peringatan keras ini disampaikan di sela-sela kegiatan pelayanan kepolisian yang bersifat humanis di kawasan Alun-Alun Situbondo. Selain sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polres Situbondo juga menggelar aksi berbagi takjil dan pelayanan “jemput bola” untuk mempermudah urusan administrasi masyarakat.
Hingga menjelang berkumandangnya azan Magrib, seluruh rangkaian kegiatan di pusat kota tersebut terpantau berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Masyarakat menyambut positif langkah kepolisian yang memadukan pendekatan persuasif melalui edukasi dan tindakan tegas demi kenyamanan bersama selama Ramadan. (Sony)












