Warga Pasar Wangkal Dihebohkan Kabar Bebasnya Penjual Nasi Goreng Terduga Kasus Narkoba, Polres Mengaku Tidak Tahu

Redaksi

PROBOLINGGO ,Newscakra.com – Kabar mengejutkan datang dari area Pasar Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo setelah seorang penjual nasi goreng berinisial RD terlihat kembali berjualan dengan bebas pada Rabu (10/6/2026).

dua hari sebelumnya, RD diduga kuat ditangkap oleh petugas kepolisian akibat tersandung kasus barang haram narkoba. Kehadiran RD yang begitu cepat kembali ke tengah masyarakat memicu tanda tanya besar di kalangan pedagang dan warga setempat.

Menurut informasi dari rekan kerja RD yang berinisial FR, warga asal Desa Gading Wetan, aksi penangkapan itu terjadi pada Senin malam (8/6/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, RD ditangkap di depan tempat usahanya karena diduga kuat mengonsumsi, menyimpan, sekaligus menjual narkoba di samping profesi utamanya sebagai penjual makanan.

FR yang bekerja sebagai anak buah RD ternyata juga ikut diangkut oleh petugas pada malam itu.
Namun, FR dilepaskan hanya dalam hitungan jam karena polisi tidak menemukan barang bukti pada dirinya.
Berbeda dengan RD yang menurut penuturan FR terbukti memiliki barang bukti terlarang saat diamankan petugas.

Keanehan mulai muncul saat sejumlah awak media mencoba menelusuri kebenaran penangkapan ini. Ketika pihak jurnalis menghubungi Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Probolinggo melalui sambungan telepon untuk konfirmasi, pihak kepolisian memberikan jawaban yang mengejutkan. Mereka menyatakan tidak ada kegiatan penangkapan pada waktu tersebut dan mengaku tidak tahu-menahu mengenai operasional itu.

Hingga kini, kepolisian setempat belum memberikan kejelasan resmi mengenai satuan mana yang melakukan penangkapan malam itu. Hal ini memicu teka-teki, mengapa seorang terduga pelaku yang sempat dibawa petugas bisa langsung menghirup udara bebas dan kembali beraktivitas dalam waktu kurang dari 1×24 jam.

Baca juga
Kronis! Sayur Kacang Panjang Berulat di SPPG Opo-opo, Sistem Pengawasan Dikritik Gagal

Kesaksian dari Pedagang Kaki Lima (PKL)
Aktivitas mencurigakan di lapak nasi goreng RD sebenarnya sempat dirasakan oleh sesama pedagang kaki lima (PKL) di depan Pasar Wangkal. Beberapa PKL yang meminta namanya dirahasiakan mengaku curiga dengan ramainya pembeli di warung tersebut setiap malam.

Pantas saja setiap malam dagangannya selalu ramai sekali, mas. Mungkin pembeli yang datang tidak cuma mau beli nasi goreng, tapi sambil lalu membeli barang terlarang itu,” ujar salah satu pedagang kepada tim media di lapangan.

Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Gading. Warga berharap pihak kepolisian dapat memberikan transparansi informasi secara menyeluruh agar tidak timbul spekulasi liar di tengah publik mengenai isu peredaran narkoba di wilayah Pasar Wangkal.

Penulis: ImronEditor: Red