MERIAH! KIRAB SANTRI HSN RANTING NU ROWOTENGAH DIIKUTI 5.277 PESERTA, HADIAH UTAMA SEPEDA MOTOR

Redaksi

NEWS CAKRA, JEMBER – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, menggelar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dengan penuh semarak, Sabtu (24/10/2026). Dipusatkan di Kantor Desa Rowotengah, acara ini diwarnai Kirab Santri yang diikuti *5.277 peserta* dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

Camat Sumberbaru, Ronny Arvianto, S.E., M.M., sebelum melepas resmi peserta kirab santri menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme seluruh elemen lembaga pendidikan dan pesantren yang turut menyukseskan acara tersebut.

“Alhamdulillah hari ini merupakan hari yang istimewa. Pengurus NU di Kecamatan Sumberbaru sungguh luar biasa. Hari ini Ranting NU Rowotengah menggelar kirab santri, dan nanti malam Ranting NU Gelang serta Yosorati juga akan memperingati Hari Santri dengan pawai obor,” ujar Ronny.

Lebih lanjut, Camat Sumberbaru mengimbau seluruh warga untuk terus menjaga persatuan dan keharmonisan di wilayahnya.

“Kami berharap semua warga Kecamatan Sumberbaru tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pluralisme, kerukunan antarumat beragama, dan yang terpenting adalah bersinergi dengan pemerintah untuk membangun Sumberbaru dan Jember agar lebih maju dan lebih baik lagi,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah Ranting NU Rowotengah, KH Ahmad Mustar, menegaskan pentingnya peran santri dalam menyongsong masa depan bangsa, khususnya menuju Indonesia Emas.

“Para santri adalah generasi muda yang akan menyongsong Indonesia Emas. Silakan menjadi apa saja, yang penting bermanfaat untuk manusia lain, masyarakat, negara, dan agamanya. Peringatan Hari Santri ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas perjuangan para ulama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” tegas KH Ahmad Mustar.

Di sisi lain, Ketua Tanfidziyah MWC NU Sumberbaru, KH Muhammad Khotib Ali, menekankan bahwa tingkat ranting merupakan jantung dari perjuangan NU. Ia mengingatkan kembali akar sejarah Hari Santri yang berawal dari Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy’ari.

Baca juga
Upacara Hari Santri Nasional Kecamatan Jenggawah Digelar di Lapangan Jenggawah Jember

“Momentum Hari Santri ini diharapkan dapat menyalakan kembali semangat patriotisme para santri untuk membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan RI yang diproklamirkan oleh Presiden Soekarno. Para santri harus selalu mengingat dan melanjutkan perjuangan para leluhur,” tutur KH Khotib Ali.

Peringatan Hari Santri di Desa Rowotengah kali ini terasa makin istimewa dengan hadirnya partisipasi dari lembaga pendidikan Muhammadiyah. KH Khotib Ali mengapresiasi keikutsertaan tersebut sebagai wujud nyata dari nilai Bhinneka Tunggal Ika.

“Kehadiran lembaga pendidikan Muhammadiyah merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Ini adalah bentuk Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan. Semangat kebangsaan dan nasionalisme betul-betul tumbuh di Desa Rowotengah, menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” pungkas KH Khotib Ali.

Penulis: IdhamEditor: Red