“Bom Waktu” di Pesisir Bawean: Bangunan Mangkrak Kian Rapuh, Warga Desak Pemerintah Segera Bongkar

Redaksi

GRESIK ,Newscakra.com – Bangunan yang rencananya Di Buat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Sungai Teluk, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, kini berubah menjadi “bom waktu”. Kondisi bangunan yang terbengkalai selama bertahun-tahun tersebut kian memprihatinkan dan memicu keresahan warga akibat ancaman keruntuhan material yang sewaktu-waktu bisa menelan korban jiwa.

Pantauan di lokasi menunjukkan struktur bangunan telah mengalami kerusakan parah. Beton-beton yang mulai keropos serta rapuh di beberapa Bagian. Warga yang beraktivitas sebagai nelayan maupun masyarakat yang melintas di sekitar area tersebut kini diselimuti rasa cemas saat berada di dekat lokasi.

Upaya warga untuk menuntut pembongkaran sebenarnya bukan hal baru. Aspirasi telah berulang kali disampaikan kepada Koordinator TPI Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, Maswadi. Meski pihak DKP mengaku telah mengusulkan pembongkaran ke tingkat provinsi, hingga saat ini realisasi di lapangan masih nihil.

Pemasangan papan peringatan yang dilakukan pihak dinas dinilai warga hanya bersifat formalitas dan jauh dari solusi nyata.

Melihat kondisi yang tak kunjung membaik, warga akhirnya mengadu kepada Ketua LSM GMBI KSM Sangkapura, Junaidi. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh abai terhadap keselamatan publik yang menjadi tanggung jawab utama.

“Kami mendesak otoritas terkait untuk segera melakukan pembongkaran. Kondisinya sudah sangat kritis dan sewaktu-waktu bisa ambruk. Jangan menunggu ada korban jiwa baru pemerintah bergerak,” tegas Junaidi, Minggu (14/6/2026).

Junaidi menekankan bahwa bangunan yang sudah tidak berfungsi tersebut saat ini tidak memiliki nilai guna, melainkan hanya menjadi ancaman nyata. Ia menuntut tindakan preventif yang nyata sebelum musibah terjadi.

“Daripada dibiarkan menjadi puing yang mengancam nyawa, lebih baik dibongkar secepatnya. Tanggung jawab siapa jika nanti ada nelayan atau warga yang tertimpa reruntuhan?” tambahnya dengan nada tinggi.

Baca juga
Wujud Kepedulian, Kapolres Situbondo dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat Desa Sungai Teluk menagih komitmen pemerintah daerah maupun provinsi untuk segera mengeksekusi pembongkaran bangunan tersebut. Keberadaan bangunan yang kian rapuh tersebut kini benar-benar menjadi momok yang mengganggu aktivitas ekonomi dan Keselamatan warga di pesisir Bawean.