Bupati Bengkulu Tengah Respons Aspirasi Warga Pagar Agung Soal Jalan Rusak dan Listrik Tidak Stabil

Redaksi

BENGKULU TENGAH, NEWS CAKRA – Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., merespons langsung aspirasi masyarakat Desa Pagar Agung, Kecamatan Merigi Sakti, terkait keterbatasan pasokan listrik dan kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Kepala Desa Pagar Agung Rudi Hartono, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tokoh masyarakat di Ruang Kerja Bupati Bengkulu Tengah, Senin (12/10/2026).

Dalam audiensi tersebut, perwakilan masyarakat menyampaikan dua persoalan utama yang mendesak untuk ditangani, yakni kondisi jalan yang memerlukan rehabilitasi serta pasokan listrik yang belum memadai.

Menanggapi persoalan jalan, Bupati Rachmat Riyanto langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk turun dan mengecek langsung kondisi jalan di Desa Pagar Agung sebagai bahan pertimbangan penanganan lebih lanjut.

Bupati berharap rehabilitasi jalan tersebut dapat direalisasikan pada awal tahun 2027, dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran dan dukungan pembiayaan.

“Pelaksanaan rehabilitasi memang belum bisa dipastikan sekarang karena tergantung anggaran. Tapi pengecekan lapangan ini menjadi langkah awal untuk melihat kondisi infrastruktur sekaligus menentukan kebutuhan penanganan yang diperlukan,” ujar Bupati.

Selain infrastruktur jalan, persoalan kelistrikan desa juga menjadi perhatian serius. Masyarakat mengeluhkan pasokan listrik di Desa Pagar Agung yang masih bergantung pada titik gardu dari desa tetangga. Keterbatasan daya tersebut menyebabkan tegangan listrik menurun drastis, terutama pada malam hari, bahkan sering mengalami pemadaman yang mengganggu aktivitas warga.

Merespons keluhan tersebut, Bupati secara langsung menghubungi pihak PLN UP 3 Bengkulu melalui sambungan telepon di tengah audiensi berlangsung. Dalam komunikasi itu, Bupati menyampaikan secara detail kondisi kelistrikan yang dihadapi masyarakat Pagar Agung dan meminta PLN memberikan perhatian khusus.

Baca juga
Diduga Tabrak Aturan LSD, Pengembang Timbun Lahan Sawah Produktif di Kelurahan Mimbaan

Bupati juga menjelaskan bahwa lokasi desa yang berada di wilayah ujung, ditambah kondisi akses jalan yang belum memadai, membuat persoalan penerangan menjadi semakin penting bagi kenyamanan dan keamanan aktivitas masyarakat pada malam hari.

Pihak PLN UP 3 Bengkulu pun merespons cepat, “Baik, nanti saya hubungi langsung Kepala Desa Pagar Agung agar pihak kami dapat berkoordinasi lebih lanjut terkait lokasi dan kebutuhan warga setempat,” ujar pihak PLN melalui sambungan telepon.

Koordinasi tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong penanganan persoalan kelistrikan sesuai kewenangan dan hasil pemeriksaan teknis dari pihak PLN.

Melalui program Senenan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berupaya menampung aspirasi masyarakat dan mendorong koordinasi aktif dengan perangkat daerah serta instansi terkait. Pemerintah daerah berharap persoalan jalan dan kelistrikan di Desa Pagar Agung dapat segera ditindaklanjuti secara bertahap, sesuai hasil pengecekan lapangan, kebutuhan teknis, dan ketersediaan anggaran.

Penulis: TarmiziEditor: Red