Newscakra.com, SITUBONDO – Masyarakat Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, belakangan ini diresahkan oleh kabar mengenai aksi pencurian dengan modus menyamar sebagai hantu pocong.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dan pesan berantai, oknum tersebut dilaporkan sempat terlihat berdiri di depan rumah salah satu warga.
Keresahan semakin meningkat setelah muncul klaim bahwa pelaku bermodus pocong tersebut sempat terekam oleh kamera ponsel warga saat melancarkan aksinya.
Menanggapi keresahan warga yang kian meluas, pihak kepolisian setempat bersama perangkat desa segera melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Berikut adalah fakta-fakta yang berhasil dihimpun dari hasil verifikasi di lapangan:
Video/Foto yang Beredar: Berdasarkan hasil pemeriksaan digital dan konfirmasi dari otoritas terkait, rekaman yang memperlihatkan sosok mirip pocong di depan rumah warga tersebut tidak memiliki indikasi kuat sebagai aksi pencurian aktif di lokasi setempat pada waktu dekat ini.
Pihak kepolisian masih mendalami sumber pertama pengunggah video/Foto untuk memastikan orisinalitas dan waktu pengambilan gambar.
Situasi Keamanan Desa: Hingga saat ini, Polsek Panji belum menerima laporan resmi dari warga mengenai adanya kerugian material atau tindak pidana pencurian yang sukses dilakukan dengan modus tersebut.
Langkah Antisipasi: Guna meredam kepanikan dan menjaga ketertiban umum, personel TNI-Polri bersama jajaran Linmas dan warga memperketat kegiatan siskamling (ronda malam) di sekitar wilayah Desa Juglangan dan sekitarnya.
Polsek Panji mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh video/Foto atau informasi yang belum jelas sumber kebenarannya.
“Kami meminta warga untuk tetap waspada namun tidak panik. Siskamling akan terus digalakkan. Jika melihat ada gerak-gerik orang yang mencurigakan, segera laporkan ke perangkat desa atau Babinkamtibmas setempat, jangan main hakim sendiri,” tegasnya.
Masyarakat juga diminta untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi di media sosial agar tidak menimbulkan kepanikan massal yang dapat mengganggu kondusifitas kamtibmas di wilayah Situbondo. (Sony)












