Diduga Akibat Mesin Sakak Pembajak Sawah Tanpa Lampu dan PJU Padam, Jurnalis Brantas News Mengalami Kecelakaan di Kapongan

Redaksi

Newscakra, SITUBONDO – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Pantura, tepatnya di Desa Sletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo pada Jum’at Malam (22/5/2026).

Insiden tersebut menimpa Samsi Hosairi, seorang jurnalis Situbondo dari media Brantas News, yang terlibat kecelakaan saat mengendarai sepeda motor dan menabrak sebuah mesin sakak (mesin pembajak sawah)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh kombinasi minimnya alat pengaman pada kendaraan kerja dan buruknya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di lokasi kejadian.

Peristiwa bermula saat Samsi Hosairi sedang melaju menggunakan sepeda motornya. Di depan kendaraan korban, terdapat sebuah mesin sakak pembajak sawah yang juga tengah melintas. Namun, mesin sakak tersebut sama sekali tidak dilengkapi dengan lampu penanda atau lampu belakang, sehingga keberadaannya sulit terlihat oleh pengendara lain dari arah belakang.

Kondisi ini diperparah oleh situasi jalan raya yang gelap gulita. Jalur Pantura yang seharusnya terang justru mencekam lantaran lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut dalam keadaan padam.

Akibat jarak pandang yang sangat terbatas, tabrakan antara sepeda motor korban dan mesin sakak tersebut tidak dapat dihindarkan.

Faktor Utama Penyebab Kecelakaan: Kelalaian Pengendara mesin sakak pembajak sawah: Tidak adanya lampu indikator atau reflektor pada bagian belakang mesin sakak.

Infrastruktur Minim: Matinya fasilitas lampu PJU di sepanjang jalur Pantura Desa Sletreng yang membahayakan pengguna jalan.

Kecelakaan ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, khususnya terkait standarisasi keselamatan mesin sakak yang sering beroperasi di jalan raya pada malam hari tanpa lampu pengaman.

Selain itu, padamnya PJU di jalur nasional Pantura juga menuai kritik tajam karena dinilai abai terhadap keselamatan publik dan rawan memicu kecelakaan serupa.

Baca juga
Hatijah, S.Pd. Resmi Dilantik Sebagai Ketua MKKS SMKS Kabupaten Situbondo Periode (2026-2030), Siap Perkuat Sinergi Pendidikan

“Saya berkendara dari arah timur, mesin sakak pun juga dari arah timur. Namun, dengan kurangnya penerangan jalan (PJU) serta tidak adanya tanda atau lampu belakang mesin sakak akhirnya terjadi kecelakaan,” Ucap Samsi dikediamannya.

Saat sadar, lanjut Samsi, ia sudah berada di pos pinggir jalan dan akan dirujuk ke Puskesmas Kapongan karena mengalami luka-luka yang cukup serius.

“Kebetulan ada teman yang menolong saya dan bilang kalau saya mau dibawa ke Puskesmas Kapongan oleh Wakil Bupati Situbondo Mbak Ulfi yang kebetulan melintas ditempat kejadian,” Sambungnya.

Hingga berita ini diturunkan,  keterangan lebih lanjut mengenai kondisi terkini dari Samsi Hosairi serta pemilik mesin sakak masih dalam tahap mediasi. (Sony)