KOTA PASURUAN .Newscakra.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pasuruan mulai mematangkan konsolidasi organisasi dengan menggelar Rapat Koordinasi bersama jajaran Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Pasuruan. Rapat yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Jalan KH Mas Mansyur No. 3, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Minggu (5/7/2026), difokuskan pada persiapan pembentukan pengurus ranting serta pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran).
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran pengurus DPC, pengurus PAC, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan sebagai bentuk komitmen memperkuat soliditas organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PDI Perjuangan, dan Hymne PDI Perjuangan yang dipandu oleh Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Dewi Sartika. Selanjutnya, doa bersama dipimpin oleh Ketua PAC Panggungrejo, Kodir.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husairi, ST, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh kader dan pengurus partai harus tetap berpegang teguh pada garis perjuangan partai serta menjalankan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang telah ditetapkan dalam Kongres PDI Perjuangan di Bali.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya diukur saat menghadapi kontestasi politik, tetapi juga melalui konsistensi dalam membangun organisasi dan melakukan kaderisasi secara berkelanjutan.
“Partai harus berjalan sesuai garis perjuangan dan AD/ART. Organisasi harus hidup, kaderisasi harus terus berjalan, dan seluruh pengurus harus bergerak aktif. PDI Perjuangan bukan hanya hadir saat pemilu, tetapi harus selalu berada di tengah masyarakat. Karena itu, saya berharap proses perekrutan pengurus ranting benar-benar memperhatikan hasil keputusan rapat partai yang telah disepakati bersama,” tegas Mahfud Husairi.
Memasuki sesi teknis, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Tatit Panji, S.I.Kom., memimpin jalannya pembahasan mengenai mekanisme pembentukan pengurus ranting yang nantinya akan menjadi dasar pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran).
Sementara itu, Wakil Ketua DPC Bidang Organisasi, Subara Cahyono, menjelaskan bahwa struktur kepengurusan ranting nantinya terdiri dari minimal tujuh orang dan maksimal sembilan orang. Ia juga memastikan DPC akan melakukan pendampingan secara langsung kepada seluruh PAC agar proses pembentukan pengurus ranting berjalan sesuai ketentuan organisasi.
“DPC akan menugaskan pengurus untuk melakukan pendampingan di setiap PAC sehingga proses pembentukan pengurus ranting dapat berjalan tertib, terarah, dan sesuai aturan partai,” jelas Subara.

Dalam kesempatan yang sama, Tatit Panji menekankan pentingnya penyusunan jadwal pembentukan pengurus ranting secara terkoordinasi agar seluruh tahapan dapat diselesaikan tepat waktu. Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan ketentuan usia calon pengurus serta mengedepankan semangat gotong royong dalam setiap proses organisasi.
Selain itu, ia mendorong seluruh PAC untuk lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi berbagai kegiatan partai sehingga komunikasi dengan masyarakat dapat terjalin lebih baik.
“Kita harus bekerja secara gotong royong. Jadwal pembentukan pengurus ranting harus segera disusun bersama. Di sisi lain, setiap PAC juga harus memiliki akun media sosial yang aktif untuk menyampaikan berbagai kegiatan partai kepada masyarakat,” ujar Tatit.
Pada sesi diskusi, Ketua PAC Panggungrejo, Kodir, menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan, khususnya pada wilayah-wilayah yang memiliki tantangan dalam proses pembentukan kepengurusan. Ia berharap DPC dapat terus memberikan pendampingan agar berbagai persoalan tersebut dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Hal senada juga disampaikan Sekretaris PAC Gadingrejo, Legiman, yang mengungkapkan adanya beberapa persoalan teknis di wilayahnya sehingga diperlukan koordinasi dan dukungan dari DPC.
Rapat koordinasi kemudian ditutup dengan forum diskusi antara jajaran DPC dan seluruh PAC. Forum tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan teknis sebagai pedoman pelaksanaan pembentukan pengurus ranting dan menjadi langkah awal menuju pelaksanaan Musyawarah Ranting di seluruh wilayah Kota Pasuruan.
Melalui konsolidasi ini, DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan berharap proses pembentukan pengurus ranting dapat berjalan efektif, memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kelurahan, sekaligus meningkatkan soliditas partai dalam menjalankan fungsi organisasi, kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.






